Jumat, 07 Agustus 2015

Tips mengatur keuangan dari safir senduk

Siapa yang paling kaya antara karyawan. Profesional atau pengusaha ?

Saat pertanyaan tersebut muncul, otak saya reflek menjawab PENGUSAHA. sayangnya jawaban saya langsung di tepis oleh perencana keuangan ternama bernama Safir Senduk. Loh kok ? Ya, dalam sebuah kesempatan langka, saya bertatap muka dengan perencana keuangan kondang dalam acara 'Bijak Mengelola Keuangan' yang di adakan oleh Sunlife di XXI Plaza Indonesia. Dalam acara ini saya diberi banyak sekali ilmu terutama yang berkaitan tentang kekayaan.

Jadi, menurut Safir Senduk, orang yang paling kaya adalah yang paling banyak Investasinya, bukan yang paling banyak pendapatannya. Untuk menjadi kaya, lulusan STIE IBMI ini menjelaskan bahwa ada tiga hal yang harus dilakukan

1. Memiliki Investasi sebanyak mungkin
Untuk menjadi kaya atau sejahtera, besarnya gaji tidak menentukan apa apa kecuali anda menginvestasikannya ke jalan yang benar. Jadi jangan bekerja untuk uang atau gaji, tapi bekerjalah untuk membuat aset. Harapannya aset itulah yang nanti akan menghidupi anda

2. Siapkan dana untuk masa depan
Meski kita tak dapat menebak masa depan yang akan kita lewati, setidaknya ada beberapa fase kehidupan yang membutuhkan dana besar yang akan sangat berguna apabila kita persiapkan saat ini juga
Dana pernikahan
Siapa diantara kita yang tak ingin menikah ? Bahkan beberapa laki laki pengennya nikah lebih dari sekali *amitamit*. Masalahnya, kalo di indonesia, pernikahan itu adalah acara keluarga besar, yang artinya dana pernikahan harus ekstra besar agar tercapai kepuasan bersama. Biaya pre wedding, gedung, catering, dekorasi adalah spot yg memakan data paling banyak dan itu tak bisa instan kita sediakan *kecuali bapak anda konglomerat*

Dana membeli rumah dan isinya
Setiap manusia yang hidup tentu memiliki sebuah keinginan untuk memiliki tempat tinggal ala dirinya, bisa sederhana atau mewah, modern atau klasik, masalahnya untuk memilikinya membutuhkan dana yang harus disiapkan sedini mungkin

Dana pendidikan anak
Setelah menikah, memiliki anak yang lucu menjadi kebutuhan setiap pasangan. Tapi diera saat ini, lucu saja tidak cukup, mereka juga harus pandai bahkan genius. Langkah kongkrit untuk mewujudkannya adalah dengan menyekolahkan mereka, dan lagi lagi dana pendidikan anak adalah salah satu dana yang harus di persiapkan sedini mungkin

Dana pensiun
Tua dan tak berdaya adalah sebuah hal yang pasti bagi seluruh manusia dimuka bumi ini. Ketika saat itu tiba, akan sulit bagi kita bekerja secara optimal maka pilihan terbaiknya adalah pensiun. Bukan tidak mungkin saat pensiun kita akan kesulitan dalam keuangan, dan saat itu tiba, maka dana pensiun lah pilihannya

3. Atur pengeluaran
Mengatur pengeluaran bukan berarti kita harus mengeluarkan uang sedikit mungkin, tetapi berusaha agar pengeluaran tidak melebihi yang seharusnya. Ada aturan baku bagaimana porsi uang yang harus anda klasifikasi menurut Safir Senduk, yaitu :
20 % dari pendapatan adalah pengeluaran untuk membayar hutan
10 % dari pendapatan adalah untuk tabungan dan investasi
10% dari pendapatan untuk membeli aset
60% dari pendapatan adalah untuk kebutuhan sehari hari

Jadi, sudahkah anda pintar dalam mengatur keuangan ?

2 komentar:

  1. wah, penting nih tips2nya.., makasih mba Windah, salam kenalll :)

    BalasHapus
  2. keren tipsnya..btw mas Safir Senduk perencana keuangan idola aq nh mba hehe..

    BalasHapus

Windah Saputro. Diberdayakan oleh Blogger.