Sabtu, 26 September 2015

Bikin Kacamata pakai BPJS ? Bisa!


Selama ini saya sering mendengar komentar bersliweran tentang BPJS, ada yang pro ada yang kontra, puncaknya hingga BPJS kesehatan dikatakan Haram oleh beberapa pihak. Hal ini membuat saya galau untuk mengajukan jaminan kesehatan yang berdasarkan iuran bulanan itu, tapi pada akhirnya harus pasrah karena ternyata kantor suami mewajibkan memiliki BPJS yang dana nya otomatis dipotong dari gaji. Ya wislah, daripada gaji dipotong tapi ga ngerasain apa apa. Hehehe.

Setelah memiliki BPJS saya iseng mencari informasi tentang fasilitas dari jaminan ini. Dari iseng tersebut saya mendapat informasi bahwa ternyata BPJS bisa digunakan untuk membeli kacamata. Wow, ini yang saya butuhkan ! Dan ternyata memang benar saya bisa mendapat sebuah kacamata baru dari BPJS tanpa perlu keluar uang sedikit pun. Begini caranya ?

  • 1. Datanglah ke faskes tingkat 1

Di kartu BPJS kita ada keterangan fasilitas kesehatan tingkat satu mana yang kita pilih (biasanya terdekat dari tempat tinggal) datangi faskesnya,lalu mintalah surat rujukan ke dokter spesialis mata dengan keterangan bahwa kita ingin membuat kacamata baru

  • 2. Datangi faskes rujukan

Setelah mendapat surat rujukan, kita bisa langsung datang ke faskes rujukan yang sudah ditentukan. Di tahap ini mungkin akan ada perbedaan karna tidak semua rumah sakit memiliki sistem yang sama. Karna saya memilih RSU Siloam Karawaci, maka begini tahapannya,

Awalnya saya diarahkan ke loket pendaftaran, disana ada berkas yang harus disiapkan yaitu
  1. ⏩Surat rujukan (di fotokopi 2x)
  2. ⏩Kartu keluarga (fc 2x)
  3. ⏩Kartu BPJS (fc 2x)
  4. ⏩KTP (fc 2x)

Semua berkas ini kemudian di serahkan yang kemudian akan di kembalikan lagi bersama nomor antrian bertemu dokter spesialis mata. Sebelum ke dokter spesialis, kita akan diarahkan ke bagian asuransi/BPJS, setelah dipanggil kita akan diminta menyerahkan semua berkas tadi, dan menunggu untuk dicetak label nama pasien. Semua berkas asli akan dikembalikan kecuali kartu BPJS.

Setelahnya kita akan diarahkan menuju dokter spesialis mata, diperiksa dan di beri resep, jangan lupa untuk memberi tahu dokter bahwa kita ingin membuat kacamata. Dari dokter, kita akan kembali kebagian asuransi/bpjs, resep dokter langsung saja diberikan pada mereka, katakan lagi bahwa kita akan membuat kacamata, mereka akan bertanya apakah kita ingin mengurus suratnya ke kantor BPJS sendiri atau lewat RSU siloam ? Saya memilih di uruskan karna kantor BPJS sendiri cukup jauh.
Resep yang sudah di acc BPJS

Setelah 2 hari menunggu, kembali lah ke bagian asuransi/bpjs RSU siloam, resep sudah siap ditukar ke optik. Untuk optiknya sendiri di tangerang ada 3, pilihan saya jatuh pada optik kharis yang berada di ITC BSD, ground floor blok C 6 no 1 dan 2, lokasinya persis di bawah eskalator.

  • 3. Ke Optik
Optik BPJS di tangerang


Di optik yang bekerja sama dengan BPJS, anda cukup menyodorkan resep dokter, kemudian mereka akan memberikan pilihan produk, dari yang pure free, hingga yang harus nambah biaya. Kebetulan saya pilih lensa standart dengan frame plastik, harganya pas 200 ribu jadi saya tidak perlu nambah biaya lagi.

Harus anda ketahui, bahwa tingkatan kelas BPJS berpengaruh pada dana talangan yang disediakan. Untuk kelas 1 = 150 ribu, kelas 2 = 200 ribu, dan kelas 3 = 300 ribu. Jadi besarnya biaya tambahan bergantung pada kelas BPJS anda.

Di optik kharis, proses pembuatan kacamata hanya 1 jam, jadi saya bisa langsung pakai kacamata tanpa harus menunggu lama.

Segitu aja pengalaman yang dapat dibagi, mungkin akan ada perbedaan tata cara yang dilakukan jika beda fasilitas kesehatan atau optik yang dipilih, saya merangkum hanya berdasarkan pengalaman pribadi, jadi kalo kurang bisa di tambahkan saja #piss

15 komentar:

  1. aku baru tahu ternyata bisa buat kacamata pakai bpjs, jadi misalkan harga kacamatanya 1jt, yang ditalangin 150.000 gitu ya makk? aku sih punya bpjs karena kata pak RT wjaib punya hahahaawkwkwk.. gak tau untuk apa. tapi seperti nya gak di cover semua walau kelas 1 ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, nanti yg di cover cuma 150rb aja. Sisanya bayar sendiri. Hehehehe.

      Hapus
  2. Hm, bisa juga ya bikin kacamata pakai BPJS. Enak yaa sekarang jadi lebih ringan dengan BPJS ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah lumayan ringan mba, tapi ya gitu, sebenernya duit kita juga yang digunain, hehehe

      Hapus
  3. waah keren nih kacamatanya kwkwkw..
    lanjut baca2 dulu deh , btw salam kenal
    sutopo blogger jogja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mas, alhamdulillah dapet temen baru. Hehehe. Salam kenal juga

      Hapus
  4. waaah.. baru tau nih mbak ternyata bisa pakai BPJS ya.
    thanks infonya mbak. salam kenal :)

    BalasHapus
  5. aku belum punya BPJS pengen bikin ketunda terus, ternyata bisa buat kacamata juga ya, thanks infonya ^_^

    Salam,
    http://www.leeviahan.com

    BalasHapus
  6. Waah baca ini jd keinget kartu bpjsku yg nyelip kemana tau deh. Jd gatel pengen nyariin 😀

    BalasHapus
  7. Baguslah kita bisa memanfaatkan BPJS ya
    Kalau saya jd menteri maka rantainya sy potong. Pasien bisa langsung ke optik dan mbuat kacamatanya.
    Terima kasih penjelssannya.
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
  8. wah kacamataku keinjek. bisa request pakai BPJS juga ga ya.

    BalasHapus
  9. Baru tahu dah bpjs bisa digunakan untuk bikin kacamata

    BalasHapus
  10. tp bpjs sekarang agak ketat pembayarannya

    BalasHapus
  11. Masukkan komentar Anda...klo mo bikin kacamata bpjs,harus ga orang tersebut datang keoptik kharis,atau ckp bawa resep j bisa diwakilkn msl anaknya

    BalasHapus
  12. kok kelas satu lebih kecil yang di covernya daripada kelas 2 dan 3.

    BalasHapus

Windah Saputro. Diberdayakan oleh Blogger.