Sabtu, 19 Agustus 2017

Jangan Remehkan Penyakit Psoriasis


Di era modern ini, dunia kesehatan semakin maju. Yang dulunya dianggap penyakit sihir atau kutukan perlahan diketahui namanya dan penyebabnya. Ada yang menular seperti HIV/AIDS, Campak, Rubella, Herpes, dan lainnya, serta ada juga yang tidak menular seperti hipertensi, diabetes, serangan jantung maupun yang tampak dikulit seperti psoriasis. Ngomong ngomong tentang penyakit tidak menular, Indonesia merupakan negara berkembang yang angka kematiannya paling banyak disebabkan oleh penyakit tidak menular lho. Hal ini tentu berkaitan dengan gaya hidup masyarakatnya yang mulai tidak sehat.


Meski tidak menular, beberapa penyakit justru membuat masyarakat mengucilkan penderitanya. Sebut saja Psoriasis, penyakit tidak menular yang menyerang kulit penderita. Lokasinya yang mudah dilihat seperti di telapak tangan, siku, wajah, leher atau punggung membuat orang lain menjadi takut. Apalagi bentuknya yang merah dan tebal pada kulit serta dilengkapi dengan bintik semakin dijadikan alasan untuk menjauhi penderita. Tanpa sadar kita telah membuat penderita psoriasis semakin terpukul karena penyakitnya percaya dirinya memburuk, tak jarang para penderita psoriasis memilih untuk mengakhiri hidupnya karena stress.


Penanganan Psoriasis


Psoriasis adalah penyakit auto imun yang dapat diturunkan melalui genetik. Selain menyerang kulit, psoriasis bisa juga menyebabkan penyakit lainnya diantaranya kelainan sendi, kecacatan, insomnia, sampai dengan gagal jantung dan kematian. Maka dari itu jangan meremehkan penyakit ini karena ternyata bisa berdampak lebih lanjut. Lantas bagaimana mengatasinya? 

Dokter Lily

Hal yang pertama dilakukan adalah rutin berjemur di bawah sinar matahari pagi. Hal ini diutarakan oleh Dr. Lily Sriwahyuni Susilowati, MM, yang merupakan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI pada Talk Show Skin Your Life yang diadakan oleh Perusahaan Medis Global Novartis.


Psoriasis tidak dapat disembuhkan, tetapi dikendalikan agar tidak semakin menyebar dan membahayakan pasien. Selain itu ada pencetus yang memparah psoriasis ini seperti rokok, alkohol, stress dan infeksi harus dihindari jika ingin 'menidurkan' reaksi nya terhadap tubuh.


Selain itu, kini ada Novartis yang telah 90 tahun bekerja sebagai pembuat obat dan menciptakan obat bernama Novartis Cosentyx yang bisa diinjeksi untuk membantu pasien memiliki kulit normal. Selain obat, tentu Novartis berkerjasama dengan pemerintah untuk mengedukasi masyarakat soal bahaya penyakit ini serta melakukan penanganan sedini mungkin. Ini adalah bentuk kepedulian Novartis terhadap para pasien yang terkena Psoriasis. 

2 komentar:

  1. Thank you infonya mba saya sendiri baru dengar penyakit ini

    BalasHapus
  2. Ini yang Indadari juga kena itu bukan sih? Serem juga ya, apalagi kalo sampe menyebabkan penyakit lain

    BalasHapus

Windah Saputro. Diberdayakan oleh Blogger.