Pages - Menu

Kamis, 05 Oktober 2017

Ngobrolin Pembangunan Indonesia Bareng Menteri BUMN

Derap langkah bersautan menyusuri jembatan kokoh yang membentang menghubungkan jalanan dengan ujung pintu masuk stasiun Palmerah. Gaung speaker tua yang menghasilkan suara cempreng terdengar menusuk telinga. Saya mengerjap, mencerna kalimat demi kalimat yang disampaikan oleh Ibu Menteri BUMN kita malam ini di Taman Plaza Mandiri. "Saat ini BUMN berjuang untuk pemerataan pembangunan di Indonesia, mari dukung bersama". Saking khusuknya sampai lupa kalau kereta yang saya tumpangi salah jurusan. Ah, gara gara Bu Menteri nih. Hehe

Beberapa waktu lalu, saya sempat menshare salah satu berita dari portal online yang menggambarkan betapa mirisnya jalanan di luar pulau Jawa sana. Yang tanahnya bahkan tak pernah kering karena air dari gunung turun tanpa ditadahi sehingga membasahi jalanan dan membuatnya gembur dan lembek. Alhasil setiap roda yang menggelinding diatasnya akan terperosok dalam perangkap. Itu di Indonesia? Errr.

Gambaran Indonesia yang menyedihkan bukan hanya dongeng belaka, jalanan, listrik, Internet, banyak lagi hal hal yang perlu dibenahi di Indonesia ini. Apa peran pemerintah? Kemana janji janji yang diucapkan kala itu Pak? *mana janji manismuuuu....

Tenang, Presiden kita beserta jajarannya bekerja nyata untuk semua itu kok. Kata siapa? Kata Bu Menteri BUMN kita Rini Soemarno yang pada Kamis, 5 Oktober 2017 hadir dalam acara yang diadakan oleh Bank Mandiri dengan tajuk "Peran BUMN dalam Pembangunan"

Bu Rini yang hari ini hadir dengan batik coklatnya terlihat santai menyambut rekan media yang hadir. Selain beliau, hadir beberapa petinggi dari perusahaan BUMN seperti Dirut PLN Sofyan Basir, Dirut Telkom Alex Janangkih Sinaga, dan beberapa lainnya yang gak saya hafal *jujur banget*

Ibu Rini menuturkan, saat ini BUMN sedang menggarap beberapa project dari pemerintah diantaranya, pengembangan jalur Trans Sumatera , Kereta Cepat, Penambahan Jaringan Internet di daerah terpencil, Penambahan Unit Pembangkit Tenaga Listrik, dan masih banyak lainnya. Semua project juni dilakukan dalam rangka memenuhi janji Bapak Presiden Joko Widodo agar terjadi pemerataan di daerah timur Indonesia.

Progress yang saya tangkap dari apa yang Bu Rini sampaikan diantaranya

  • Penanaman fiber optik dari Telkom telah mengitari Papua dan akan berkembang ke seluruh wilayah Indonesia Timur lainnya. Total saat ini adalah 100ribu km kabel optik yang tertanam

  • Pembangunan 22 terowongan untuk kereta cepat Jakarta-Bandung yang dimulai pada awal November nanti. Rencana kereta cepat ini molor dari waktu yang di estimasikan karena terkendali kontur tanah dan lingkungan. Karena ternyata kereta cepat ini gak bisa terlalu banyak belok belok.

  • Percepatan pengerjaan jalur Trans-Sumatera dan pembangunan tol Bali yang rencananya akan rampung pada 2019 nanti.

  • Baru 25% dari seluruh perusahaan BUMN yang Go Public, rencananya di tahun ini akan ada beberapa perusahaan yang Go Public menyusul yang sudah ada.

  • Bantuan untuk UMKM sebesar 500-3jt bagi usaha mikro atau mereka yang ingin memulai usaha mikro, dibantu dengan KUR dari Bank BUMN


Setidaknya ada ratusan proyek yang sedang berjalan saat ini. Sebagai perusahaan milik rakyat BUMN berusaha  agar perusahaan ini terus memberikan manfaat untuk rakyat terutamanya bagi rakyat yang mengalami ketimpangan sosial.

Bagi saya, beban berat yang disandang oleh mereka yang bekerja di balik BUMN ini patut diapresiasi dengan baik, selain itu kita juga perlu mendukung agar niat baik yang dilakukan pemerintah berjalan lancar dan tetap mengawasinya agar terhindar dari segala kecurangan.


Many thanks pada Bank Mandiri yang mengadakan acara ini serta pada Jadi Mandiri yang telah mengundang saya, sehingga saya bisa membuka mata atas apa yang selama ini saya pandang remeh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar