Sabtu, 06 Oktober 2018

Cara Sukses Hamil dengan Mengetahui Masa Subur


Siapa sih yang agak pengen punya momongan ? Saya yakin hampir semua orang pasti ingin punya anak. Sejak awal menikah, selain bulan madu, yang ditanyakan orang tua kita adalah mau punya anak berapa ? Setelah setahun berlalu, dan belum punya anak juga, maka yang akan ditanyakan adalah kapan mau punya anak ? Udah cek dokter ? Ada masalah ya sama suami/istri ? Dan masih banyak lagi pertanyaan yang diarahkan pada kita sebagai pasangan. Saya pernah juga mengalami hal tersebut padahal jarak dari menikah hingga punya anak itu cuma 6 bulan. Huhuhu.

Punya anak, adalah anugerah bagi sepasang suami istri. Banyak yang seolah berkejaran dengan waktu untuk memiliki buah hati. Selain doa, segala macam ikhtiar dilakukan.

Ikhtiar paling mudah dalam program memiliki bayi adalah menentukan mas subur sebelum melakukan hubungan intim. Tau gak sih ? Ternyata masih banyak loh yang gak tahu apa itu masa subur. Padahal tiap bulan, kita punya siklus menstruasi yang merupakan salah satu proses penentuan masa subur.

Mengenal Masa Subur



Menurut dokter Dr Huthia Andriyana SpOg sebagai pembicara pertama dalam event Sensitif Journey with Ovutest Blogger Gathering menjelaskan bahwa setiap wanita wajib tahu siklus ovulasi yang terjadi setiap bulannya. Normalnya, wanita mengalami menstruasi sekali selama sebulan dengan rentang 28-32 hari. Setiap bulan, wanita akan mengalami proses ovulasi yang diawali dengan turunnya sel telur ke arah rahim. Kemudian sel telur ini menetas, cangkangnya akan mengeluarkan hormon yang diindikasikan sebagai salah satu tanda sedang dalam masa subur. Jika tidak dibuahi, sel telur akan pecah dan menyebabkan menstruasi.


Puncak ovulasi terjadi di 14 hari sebelum haid selanjutnya. Nah disaat ovulasi inilah sel telur siap dibuahi oleh sperma. Ada dua jenis kromosom dalam sperma yakni X dan Y. Kromosom ini menjadi penentu jenis kelamin bayi. Untuk kromosom XX, insyaallah akan menghasilkan bayi laki laki, sementara untuk kromosom XY, untuk menghasilkan bayi perempuan.


Dokter cantik ini menjelaskan, pembuahan akan berhasil jika sperma datang di masa ovulasi yang berlangsung 24 jam saja. Jika ingin anak perempuan, maka lakukan hubungan intim dua hari sebelum masa subur, dan jika ingin anak laki laki maka lakukan hibungan intim tepat saat ovulasi.

Cek Masa Subur dengan Cara Praktis


Nah, banyak yang bingung menghitung masa subur nih. Adakah cara yang lebih mudah ? Ya, tentu ada. Sensitif mengerti bahwa tidak semua orang bisa dengan tepat menghitung masa suburnya, maka di ciptakanlah alat untuk mendeteksi masa subur yang dinamakan Ovutest.


Serupa dengan alat test kehamilan yang dimiliki Sensitif, ovutest juga mengandalkan air seni. Ada dua jenis alat yang mendeteksi kesuburan melalui air seni yakni ovutest reguler dan digital. Bedanya, yang reguler mengandalkan simbol strip yang ada di alat pendeteksi. Berbeda dengan digital yang akan otomatis keluar Yes/No untuk menginformasikan apakah kita sedang dalam masa subur atau tidak.




Tidak hanya berdasarkan air seni, ovutest juga bisa mendeteksi masa subur melalui air liur lho. Yang satu ini wajib dimiliki dirumah nih karena bisa digunakan berulang sehingga hemat biaya.

Ovutest menggunakan air liur

Semua test yang dilakukan ini bisa berhasil berkat hormon Luteinising yang muncul saat masa subur. Selain itu, masa ovulasi juga bisa di deteksi dari lendir yang ada di vagina. Jika lendir lentur dan lebih kenyal, kemungkinan besar kita sedang dalam masa subur. Jika dilihat dibawah mikroskop, lendir tersebut akan membentuk daun pakis.

Cerita Kehamilan bersama Ovutest


Seperti wanita lainnya, saya pun merasa kalau masa kehamilan adalah masa yang paling amazing, tetapi proses menuju pada kehamilan juga gak kalah amazing nya. Saya pribadi, sempat kena ISK di awal pernikahan kami. Lalu kemudian sempat juga penebalan rahim karena stress yang menyebabkan saya tidak mengalami menstruasi selama 3 bulan. Stress kerja, kuliah dan stress karena omongan orang membuat saya akhirnya lelah sendiri. Sampai tiba tiba kecelakaan motor menimpa saya, kaki fraktur dan harus di gips selama sebulan. Kuliah saya tersendat, disusul surat pemberhentian kerja. Namun di tengah depresi itu, kemudian ada keajaiban yakni, saya hamil.

Ovutest digital

Cara Tuhan sangatlah ajaib ya, dan saya selalu bersyukur melalui semua itu. Sekarang saya juga sedang berusaha punya anak cewek. Karena dua anak saya adalah laki laki. Bukan gak bersyukur, sungguh Alhamdulillah punya anak cowok dua, tapi kalau bisa berikhtiar punya anak cewek, ya why not ? Dari ikhtiar ini akhirnya saya ketemu sama Ovutest dan ternyata sedang mengadakan kegiatan sharing seputar perjalanan mendapatkan kehamilan yang bisa di cek di IG nya. Saat ini sudah ada 50 orang yang lolos audisi dan akan dibantu untuk program hamil bersama ovutest.


Selain melakukan program hamil, ke 50 orang ini juga akan membuat tulisan perjalanan kehamilan mereka yang mana setiap cerita akan di konversikan menjadi inkubator bagi bayi prematur yang tidak mampu. Dan katanya nih, kalo kegiatan ini berhasil, akan diadakan kegiatan yang sama di periode berikutnya. Waah, keren ya. Kalau kalian ada cerita menarik tentang perjalanan menuju kehamilan, yuk sharing. Siapa tau dapet hampers kece dari Ovutest.

2 komentar:

  1. Praktis banget ya, selain itu ada alat pendektesi kesuburan seorang wanita yang bisa digunakan melalui air liur juga. Jadi gak perlu ribet-ribet kebelakang deh hihi.

    BalasHapus
  2. Terima kasih infonya, saya jadi pengen beli Ovutest juga. Apakah sudah tersedia di Apotek?

    BalasHapus

Windah Saputro. Diberdayakan oleh Blogger.