Jumat, 12 Oktober 2018

Konsumsi Fresh Milk untuk Hidup yang Sehat Bersama KIN Fresh Milk


Sebelumnya saya pernah bercerita tentang penyakit osteoarthritis yang saya idap dan bagaimana susu segar menjadi pilihan sebagai konsumsi sehari hari. Lalu kemudian muncul pertanyaan dari beberapa teman. Apakah harus sakit untuk mengkonsumsi susu segar ? Kalau untuk yang sehat, ada kah keuntungannya bagi tubuh ? Saya minum susu segar setiap hari, apakah yang saya minum sudah baik ?
Nah nah nah, saya jadi pusing dengan pertanyaan pertanyaan ini sehingga  akhirnya saya mencari cari jawaban ke beberapa sumber dan merangkumnya untuk anda.
Susu segar, sebetulnya memiliki banyak jenis diantaranya susu segar tradisional, UHT dan Pasteurisasi. Apa sih itu ? Berikut penjelasannya ;

Susu Segar Tradisional


Bagi sebagian orang perkotaan, mungkin tidak asing dengan susu segar tradisional. Kenaoa disebut begitu ? Karena proses yang dilakukan terhadap susu ini begitu sederhana. Peternak sapi yang memerah susu langsung menyaring kotoran yang terbawa dalam proses memerah sapi kemudian mengemasnya dalam bentuk botol atau plastik dan langsung menjualnya melalui agen.

Dalam proses pemerasan hingga sampai ke tangan pelanggan, susu segar tidak mengalami proses sterilisasi dengan mesin atau yang lainnya. Hal jni menjadi nilai minus karena tebtu kita juga hanya bisa mengolah dengan merebus susu tanpa tahu apakah gizi dalam susu tersebut menghilang atau tidak.

UHT



Berbahan dasar susu dari sapi yang diternak di sebuah peternakan khusus, susu UHT yang merupakan kepanjangan dari Ultra High Temperatur ini di proses dengan pemanasan hingga 280 derajat Fahrenheit selama 2 detik. Karena pemanasan ini, susu UHT aman disimpan hingga 6 bulan tanpa perlu dimasukkan ke mesin pendingin.

Karena lebih tahan lama, kita bisa mengkonsumsi susu UHT dengan teratur. Selain itu, gizi dari susu UHT lebih baik ketimbang susu bubuk yang sudah melalui banyak proses hingga susu menjadi bubuk.

Susu Pasteurisasi


Sejenis dengan susu UHT, susu pasteurisasi adalah susu yang melewati proses pemanasan untuk membunuh bakteri. Bedanya, suhu pemanasan pada susu pasteurisasi setinggi pada UHT sehingga susu nya tetap mengandung beberapa bakteri yang menyebabkan susu jenis ini tidak bertahan lama.

Mana yang lebih baik antara susu segar tradisional, uht dan pasteurisasi ? Tentu kembali pada pilihan masing masing. Ke tiga nya memiliki plus dan minus sendiri, namun tentu yang paling baik adalah susu sapi dengan A2. Apa itu ? Nah, mari kita bahas yuk!

Baru baru ini di sosial media penggiat kesehatan sedang in yang namanya susu sapi A2, yang digadang gadang lebih sehat dibanding susu yang ada sebelumnya. Lalu muncul pertanyaan besar, apakah itu susu A2?
Secara garis besar, susu sapi yang kita konsumsi sekarang mengandung protein A1 dan A2. Kedua protein ini ada karena hasil kawin silang dan rekayasa genetik yang dilakukan oleh ilmuan industri. Tujuannya tentu untuk menghasilkan produksi susu yang banyak. Namun belakangan diketahui bahwa tubuh manusia mencerna protein A1 atau tepatnya asam amino hidistin menjadi beta-casomorphin-7 (BCM-7). 

Si BCM -7 ini disebut sebut sebagai biang dari reaksi penolakan tubuh yang menghasilkan ketidaknyamanan atau yang sering kita kenal dengan alergi. Alergi susu sapi ini kemudian membuat masyarakat berhenti mengkonsumsi susu sapi. Untuk itu solusinya ada di susu dengan protein A2 yang tidak memiliki asam amino hidistin melainkan asam amino prolin yang tidak mengandung BCM-7.

Di Indonesia sendiri, belum banyak produk susu yang mengandung A2, bahkan bisa dibilang sangat langka. Untuk itu boleh lah kenalan dulu dengan KIN Fresh Milk yang merupakan susu dengan protein A2. Siapa itu KIN Fresh Milk ?

Susu dengan A2


Setelah sukses dengan KIN Bulgaria Yogurt yang menjadi kecintaan masyarakat Indonesia, kini PT ABC Kogen menghadirkan KIN Fresh Milk yang mana mengandung hanya protein A2 yang aman dan nyaman bagi penderita alergi. Dikemas dalam botol 200ml, KIN Fresh Milk hadir untuk masyarakat Indonesia.


Kin Fresh Milk memiliki 3 varian rasa yakni plain, Coklat dan Kopi. Dalam setiap botolnya, KiN Fresh milk tidak mencampurkan tambahan bahan lain, semua adalah Susu segar yang didapatkan dari peternakan sapi A2 khusus diternak untuk produk ini. Dengan melalui proses UHT, KIN Fresh Milk bisa dikonsumsi oleh siapa saja baik yang alergi maupun yang tidak.


Saya sudah mencicipi ketiga varian rasa yang di hadirkan oleh KIN Fresh Milk dan Alhamdulillah sangat nuaman di lambung. Yang biasanya lambung terasa perih dan kembung setelah minum susu, kali ini malah aman aman saja. Favorit saya adalah rasa kopi, karena meskipun rasa kopi, produk ini tetap terasa sekali susunya sehingga gak rancu antara kopi susu atau susu kopi. Hihihi

Karakter susu kin yang kental dan lembut bisa dinikmati saat suhu normal maupun dalam kondisi dingin. Dan sebagai pelengkap sarapan atau sebelum tidur malam sangat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan kalsium tubuh.

Buat yang mau beli, KIN Fresh Milk sudah tersedia di minimarket maupun supermarket terdekat, harganya berkisar antara Rp 6500 - Rp 7000, per botolnya. Untuk informasi lebih lanjut bisa cek sosial media Kin Fresh Milk

Instagram @Kindairyid
Facebook Kindairy
Twitter @kindairyid


6 komentar:

  1. Alhamdulillah saya juga sudah rutin mengkonsumsi Kin fresh milk, hebatnya gak bikin perut mules dan rasanya enak banget hihi.

    BalasHapus
  2. Ternyata susu sapi itu dibedakan menjadi dua jenis ya, A1 dan A2? Baru tau saya :D

    BalasHapus
  3. Wah, ada varian rasanya. Harus coba yang rasa kopi nih :D

    BalasHapus
  4. Saya suka banget mbak sama susu, apalagi murni. Tapi setelah minum susu perut saya kadang mendadak mules gitu. Dengan adanya Kin fresh milk sepertinya saya masih bisa menikasti susu tanpa takut mules lagi ya mbak :)

    BalasHapus
  5. Susu rasa kopi. Hmmmm penasaran nih, apakah rasanya sama dengan kopi susu?? :D

    BalasHapus
  6. Recomended banget nih, bisa diminum anak-anak dari usia 2 tahun juga ternyata.

    BalasHapus

Windah Saputro. Diberdayakan oleh Blogger.