Senin, 23 April 2018

Ibu Ibu Sindang Jaya Diajarkan Membuat Bantal


Pada 21 April 2018, Alfamart kembali mengadakan pelatihan bagi ibu rumah tangga. Kali ini, bertempat di balai warga di Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. Keterampilan yang diberikan pada Ibu ibu ini adalah membuat kreasi daur ulang berbahan dasar limbah pabrik. 

Limbah berupa benang wol serta kain beludru perca ini kemudian disulap menjadi bantal beraneka bentuk yang cantik untuk menghiasi sofa. Ibu Eneng, salah satu peserta mengungkapkan bahwa dirinya senang bisa mengikuti pelatihan ini, sebab bukan tidak mungkin jika keterampilannya bisa menghasilkan pundi rupiah dan menjadi usaha rumahan. 

Selain mengedukasi tentang kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah, kegiatan ini juga meningkatkan kembali minat masyarakat khususnya kaum hawa untuk memiliki usaha rumahan. Ibu Kory selaku fasilitator kegiatan ini mengatakan bahwa dirinya senang melihat antusiasme ibu ibu desa Sindang Jaya, serta berterimakasih pada Alfamart yang mengadakan kegiatan yang melatih kemandirian para wanita ini. 


Bertepatan dengan hari kartini, para ibu ibu baik yang masih muda maupun yang sudah lanjut usia terlihat senang dengan kegiatan ini. Apalagi bahan yang digunakan cukup kain beludru perca yang dijahit jelujur secara manual dengan bantuan jarum dan benang. Untuk isian, mereka menggunakan benang wol, benang yang tebal dan mengembang namun empuk jika di tekan.

Tidak hanya menjahit saja, hasil para ibu tadi dikompetisikan untuk memperebutkan hadiah yang telah disiapkan oleh Alfamart. Waduh, enak banget yaaa... 

Kepedulian terhadap UMKM ini, menurut Branch Manager Alfamart Balaraja, Yosef Risdianto adalah sebagai bentuk perwujudan dari pilar CSR Alfamart SME’s (Small Medium Enterprises) atau UKM. Mereka juga ingin melatih kemandirian masyarakat disekitar toko Alfamart agar tidak hanya toko nya yang maju, namun penduduk sekitarnya juga maju dan mendapatkan manfaat dengan adanya toko ini.

Selain mengadakan pelatihan seperti ini, Alfamart juga rajin mengumpulkan pedagang disekitar toko untuk di ajari tentang Manajemen Retail Modern. Ada juga fasilitas suplai produk ke toko serta menggandeng masyarakat untuk membuka usaha di depan toko. Juga untuk pedagang yang memiliki kartu ponta, akan diberikan harga khusus jika membeli bahan dagangannya di Alfamart. 

Sinergi ini dilakukan untuk membuktikan bahwa Alfamart sebagai toko ritail modern tidak hanya berkutat pada keuntungan semata namun juga ingin mengangkat masyarakat sekitar terutama UKM pemula yang masih bingung melangkah.

Kegiatan kegiatan dari Alfamart ini rutin diselenggarakan tiap bulannya. 

Read More

Memburu Informasi Tentang Wuling Motors di IIMS 2018


Jauh sebelum Ranendra lahir, saya sudah mewanti wanti mas bojo untuk segera mencari kendaraan roda 4 yang nyaman bagi kami. Bukan buat gaya gayaan atau gengsi, tetapi letak rumah kami yang jauh dari kota membuat saya harus mengambil keputusan ini. Jangan sampe nanti punya dua anak trus kalo mau belanja bulanan atau ke dokter, kami harus naik motor. Sudah melanggar aturan, beresiko tinggi pula. Oh tidak.

Karena masih awam soal mobil, saya belum punya kriteria khusus, pokoknya mobil aja dulu deh. Tapi keputusan ini justru membuat saya menyesal, ada aja problematika yang muncul terutama soal kenyamanan saat didalam mobil. Huft.


Tidak mau terulang lagi kejadian yang sama, saya jadi rajin belajar soal mobil. Apa saja yang harus dipertimbangkan untuk membeli mobil, sampai merk yang harus saya beli. Untungnya jaman now sudah banyak sekali referensi yang bisa didapatkan, lewat internet maupun pameran langsung. Dan kebetulan pada tanggal 19 April hingga 29 April tahun ini ada Indonesia International Motor Show yang merupakan pameran Mobil tahunan di Jiexpo Kemayoran.

Gak perlu waktu lama, saya langsung cuss kesana. Gak cuma buat nyari referensi soal mobil aja, tapi sekaligus main sama para blogger lain atas undangan Wuling Motors dalam kegiatan Blogger Gathering Bersama Wuling Motor di IIMS 2018.



Begitu sampai di Hall A booth A-4 Wuling Motors, kami disambut dengan pertunjukan papa papa ganteng dari The Dance Company yang sengaja dihadirkan untuk menghibur pengunjung IIMS khususnya pada booth Wuling Motors. Riuhnya pengunjung yang tertarik menyaksikan grup band ini bercampur dengan para pencari informasi soal mobil Wuling Motors yang seperti saya. Jadi sambil dengerin musik, saya keliling mengecek satu persatu mobil yang di pajang.


Mungkin bagi pecinta otomotif, nama Wuling sudah tidak asing terdengar. Namun bagi saya yang ibu rumah tangga beranak dua, Wuling Motors adalah sesuatu yang belum akrab di telinga. Nyatanya, Wuling Motors yang hadir di Indonesia sejak 2015 ini punya debut yang bagus dalam kancah otomotif. Meski sering dipandang sebelah mata karena berasal dari China, namun Wuling Motors mampu bersaing dengan perusahaan ternama dari negara lainnya. Bisa dibilang, Wuling Motors adalah spesialis Multipurpose Vehicle (MPV) , dimana produk yang di pasarkan di Indonesia adalah MPV. Hal ini bukan tanpa sebab lho, karena menurut ibu Dian Asmahani selaku Brand Manager Wuling, sebelum nya telah dilakukan riset pada masyarakat Indonesia dan diketahui bahwa mereka rata rata lebih suka tipe MPV dimana mampu menampung banyak keluarga.

Tentu karena dianggap spesialis MPV, Wuling Motors tidak mau menghadirkan mobil yang itu itu saja. Mereka kemudian mencetuskan inovasi baru berkaitan dengan kenyamanan berkendara di dalam mobil. Sebut saja Confero S, MPV yang memiliki jargon "Leganya Confero S" ini memiliki ukuran 4530x1691x1730 mm. Dengan kapasitas 7 orang, MPV ini tetap mampu menghadirkan kenyamanan bagi penumpang.

Untuk harga, Confero S bisa didapat hanya dengan Rp. 131.800.000. Buat merek lain sih harga segini cuma dapat City car loh. Serius!
Selain Confero S, satu lagi kelas MPV yang baru saja diluncurkan Wuling Motors yakni Cortez. Perusahaan yang telah menggelontorkan dana sebesar 7000 usd sebagai investasi di Indonesia ini menghadirkan Cortez sebagai MPV kelas atas dengan segala fitur yang di tingkatkan.

Sekilas melihat, exterior dari Cortez ini memberi kesan tangguh namun bergaya melalui lekukan pada bagian depan body nya. Sementara untuk interior nya, lebih mewah dan canggih dengan beberapa aksesori di areal dashboard dan pintu. Dengan dimensi yang lebih besar dibanding Confero S, mobil MPV yang hadir dengan 2 jenis ( 1.8 dan 1.5) ini juga  dibenamkan beberapa fitur keselamatan, mulai dari yang standar seperti immobiliser, SRS airbag di dua kursi depan dan side airbag, hingga fitur yang kebanyakan hanya di temukan di mobil kelas atas yang harganya jauh lebih mahal daripada Cortez. Wow.

Fitur keselamatan ini menarik untuk kita bahas, mengingat saya juga masih awam dengan adanya fitur keselamatan yang ternyata juga diperlukan pada sebuah mobil. Apa saja itu? Ini dia

1. Electric Parking Brake (EPB)



Pada umumnya, rem tangan diletakkan di belakang tuas gigi. Namun kadang kita lelah kalau harus sering sering menaik-turun kan tuas nya, terutama saat transit dibanyak tempat. Maka bagi pengemudi Cortez, disediakan EPB atau rem tangan yang elektrik. Cukup dengan menarik tombol keatas, rem tangan sudah berfungsi.

2. Automatic Vehicle Holding (AVH)



Jalanan Indonesia rata rata memiliki tanjakan dan turunan yang cukup mendebarkan ya. Sebagai pengemudi baru, saya suka ngeri kalo lewat tanjakan apalagi kalau tiba tiba jalanan macet. Duh, ngeri gak bisa ngerem. Kabar baiknya, Cortez dilengkapi dengan sistem bernama AVH yang berfungsi untuk menahan mobil berubah posisi saat berada di tanjakan maupun turunan.

Oh iya, ada fitur hill and hold juga loh, fungsinya untuk menjaga agar posisi kita tetap pada posisinya saat mobil stop and go di tanjakan. 


3. 3 Fitur Pengereman Canggih



Selain AVH tadi, Cortez juga didukung dengan antilock breaking sistem, electronic brake-force distributor dan juga brake assist. Ketiga nya saling melengkapi untuk mendukung sistem pengereman yang lebih aman.

4. Traction Control System


Sudah sering kita mendengar kecelakaan mobil karena ban slip di musim hujan ya? Dan tentu kita gak mau hal itu terjadi pada kita mengingat musim hujan rasanya sudah tidak menentu lagi. Kapanpun bisa juga, kapanpun jalanan bisa licin. Yang kita khawatirkan sebetulnya bisa diminimalisir dengan adanya Traction Control System, dimana fitur ini bisa mencegah roda slip di jalanan yang licin dan basah saat mobil berakselarasi.

Masih soal ban, di Cortez juga ada fitur notifikasi pada cluster speedometer yang akan menginformasikan tekanan angin pada ban. Spido akan berkedip saat tekanan ban tidak sesuai. Cucok buat kita yang belum mahir menilai apakah tekanan ban kita kurang atau cukup.

5. ISOFIX


Buat saya yang punya balita, nilai plus banget untuk mempertimbangkan membeli produk Wuling Motors karena adanya fitur ISOFIX. fitur ini memiliki fungsi keamanan bagi keluarga yang memiliki anak yang membutuhkan kursi tambahan atau carseat. Saya paham betul jika tanpa ISOFIX, carseat anak anak masih bisa goyang meski sudah diikat dengan kencang. Padahal kan tujuan kita menghindari benturan secara langsung pada anak.

Pada Cortez juga dilengkapi kamera parkir juga sensor parkir. Pas banget nih buat saya yang masih deg degan kalo parkir. Huft.

Setelah mengikuti kegiatan Blogger Gathering ini, saya jadi banyak tahu kalau ternyata produk Tiongkok ini mampu bersaing dengan produk Jepang. Apalagi saat ini, sudah ada 50 dealer yang tersebar di seluruh Indonesia. Jadi makin gampang untuk cari informasi.

Read More

Minggu, 22 April 2018

Hotel Arcadia by Horizon Tawarkan Paket Pernikahan Murah


Selain banyak kegiatan keluarga dan diskon menarik, weekend terakhir di bulan April ini juga banyak banget undangan kewong. Saya sendiri baru menerima 2 undangan fisik, dan satu undangan virtual. Semuanya menikah di sabtu dan minggu nanti. Alamak, mentang mentang mau puasa, pada rajin banget meningkatkan ibadah. *nyinyir ih*

Ngomongin soal menikah, saya jadi ingat sama impian saya nikah ala ala adat jawa gitu. Pakai dodotan, membasuh kaki suami. Duh, pokoknya yang para sepupu saya lakukan, saya pengen. Sayangnya gak bisa begitu kalau di Jakarta dan sekitarnya. Sebab disini biaya hidup aja mahal, apalagi biaya nikah. Ugh. Jangan tanya harganya.

Tapi tenang, buat kalian para jomblowan dan jomblowati yang hendak menikah. Jaman now sudah mulai banyak vendor pernikahan yang menawarkan pesta pernikahan dengan budget yang sesuai dengan kantong mu. Tinggal kamu nya nih, mau apa engga menggali informasi sebanyak banyaknya.

Dimana sih tempat yang bisa kita datangi untuk mencari informasi seputar vendor pernikahan? Bisa lewat pameran pernikahan, event wedding, Internet dan masih banyak lagi.


Membahas tentang pameran pernikahan, saya jadi ingat sama Arcadia by Horizon Hotel yang baru saja mengadakan Wedding Open House pada Minggu, 21 April 2018. Acara yang baru pertama kali diadakan di hotel Horizon Grup ini bertujuan untuk mempermudah pasangan yang hendak menikah dan sedang mencari vendor pernikahan dengan harga terjangkau. Di dalam pameran pernikahan perdana ini, mereka menginformasikan bahwa di Arcadia by Horizon Hotel memiliki paket pernikahan yang cukup murah yakni mulai dari 38 juta saja. Wow. Murah banget loh ini, saya aja resepsi sederhana di rumah, ngundang 500 orang udah habis 45juta. Itupun tahun 2012 loh.

Apa aja sih yang ditawarkan oleh Arcadia by Horizon Hotel?


Menikah, diharapkan hanya terjadi sekali seumur hidup. Oleh sebab itu, boleh dong bikin pesta setelah dinyatakan "sah!". Di Indonesia sendiri, setelah akad nikah, lumrahnya mengadakan resepsi dengan mengundang handai taulan. Resepsi ini bisa dilakukan dirumah, di gedung serba guna, atau di hotel. Dewasa ini hotel menjadi tempat yang banyak dipilih mengingat kepraktisannya. Simple nya, berangkat sendiri, pulang berdua sama suami/istri. Jadi pasangan yang menikah gak perlu dipusingkan dan bikin pusing keluarga sama tetek bengek soal pesta pernikahan pasca menikah.


Nah, Arcadia by Horizon Hotel ini ingin mewujudkan impian setiap pasangan untuk menikah di hotel hanya berbekal 38 juta saja. Ih wow.

Dalam kesempatannya, Sarah Nabila Puspita selaku Executive Secretary and Public Relationship menuturkan bahwa Hotel Arcadia menyediakan semua yang calon pengantin inginkan mulai dari pakaian dan make up, dekorasi, musik, hingga makanan.


Ada banyak vendor pernikahan yang di gandeng oleh hotel yang pada 13 April 2018 ditahbiskan sebagai Hotel berbintang 4. Untuk dekorasi, mereka menggandeng Olive Branch Decoration dengan dekorasi standart internasional maupun tradisional dan penuh dengan bunga tentunya.

Ada Kara Bridal sebagai penyedia pakaian bagi pengantin dengan berbagai macam jenis pernikahan seperti Internasional, dan Tradisional berbagai adat di Indonesia dan Chinese.


Menariknya untuk makanan, Arcadia by Horizon Hotel ini tidak mengandeng vendor catering manapun melainkan langsung dari restoran mereka sendiri. Sebab mereka percaya, urusan perut adalah yang utama bagi konsumennya. Makanan yang disediakan terdiri dari puluhan menu yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan konsep yang dipilih. Untuk jenis masakan disediakan 3 pilihan yakni Western, Chinese dan Asia. Sedangkan untuk Food stall, mereka menyediakan 20 food stall yang bisa dipilih.

Selain itu disediakan juga kue bertingkat untuk pesta pernikahan dengan vendor RR Cake, dilengkapi juga dengan musik baby grand piano oleh Sky Wedding Entertainment.

Untuk kapasitas, ruangan yang berada di lantai 2 ini mampu menampung sekitar seribu undangan lho, namun jika brides ingin suasana yang lebih intim, maka bisa menggunakan table dengan 200 undangan saja.


Untuk yang hendak berulang madu setelah menikah, Arcadia by Horizon Hotel ini juga memberikan compliment berupa menginap satu malam di hotel mereka. Plus akan ada undian berhadiah honeymoon packages atau emas bagi brides yang sudah mendaftarkan diri untuk menikah pada mereka. Nah lho, plus plus banget kaaan.

Untuk yang mau melangsungkan akad nikah atau adat lainnya di luar pesta pernikahannya. Arcadia by Horizon Hotel juga menyediakan ruangan khusus. Paket yang ditawarkan oleh Arcadia by Horizon Hotel ini ada 4 tipe yakni silver seharga 38juta, gold seharga 68 juta, diamond 78 juta dan My dream come true seharga 98 juta. Selain berhadiah menarik, mereka juga menawarkan berbagai diskon dan cashback bagi para brides. So, tunggu apa lagi, kalo jodoh udah ada, segera ajak ke Arcadia by Horizon Hotel dong. Biar dia langsung bilang yes saat itu juga. Hihihi

Read More

Jumat, 20 April 2018

Oppo F7 : Smartphone Terbaru Dari Oppo yang Bikin Galau




Saat galau ingin memiliki handphone baru, timeline socmed saya malah dibanjiri oleh foto teman teman Blogger yang sumringah nenteng Oppo F7. Wih, ajibb. Rasa dengki saya kemudian muncul ke permukaan. Pengen dong punya smartphone yang diluncurkan pada 17 April lalu. Huhuhu


Sayangnya saya belom punya duit, padahal Oppo F7 sudah bisa dibeli di toko-toko handphone ataupun jaringan e-commerce di Indonesia. Gesit juga ya mereka, gak butuh waktu lama untuk menerobos pasar smartphone di Indonesia.

Smartphone terbaru Oppo yang memiliki RAM 4 GB dan memori internal 64 GB  tersebut dibanderol seharga Rp 4,2 . Harga ini lebih murah dibanding dengan OPPO F7 yang dipasarkan di India sebesar Rp 4,6 juta, walaupun keduanya memiliki prosesor terbaru yang sama, yaitu MediaTek Helio P60.


Yang keren dari OPPO F7 adalah sudah dibekali nya teknologi Artificial Intelligence (A.I) atau kecerdasan buatan yang ternyata tidak hanya berfungsi pada foto selfie saja. A.I pada F7 kini juga merambah pada sisi fungsionalitas dari perangkat itu sendiri. *standing applause *

OPPO memanfaatkan teknologi AI pada fitur AI Album yang secara otomatis bisa mengelompokkan foto berdasarkan wajah subjek foto dan lokasi pengambilan. Hal ini akan semakin mempermudah kita saat mencari foto tertentu. Selain itu, OPPO memiliki fitur A.I Board, sebuah fitur split screen dimana pengguna dapat menempatkan aplikasi – aplikasi favoritnya dan mengelompokan berbagai pengingat. Secara otomatis, fitur ini akan mengurutkan mulai dari meeting yang terpenting, jadwal perjalanan, tiket bioskop yang dipesan bahkan hingga order e-commerce yang kesemuanya dikenali melalui email ataupun SMS.

Masih ada lagi yang menarik! A.I Battery Management pada OPPO F7 dapat membuat perangkat mengatur manajemen system secara mandiri termasuk pendistribusian sumber daya sehingga smartphone akan memberikan performa terbaiknya. Dengan fitur ini, OPPO F7 berjalan 80% lebih cepat dibandingkan dengan pendahulunya. A.I Battery Management juga memberikan pengaturan daya yang membuat baterai perangkat akan bertahan lebih lama.


Perangkat yang menggandeng Chelsea Islan sebagai Brand Ambassador ini akan hadir dengan layar 6.23 inchi FHD+ dengan rasio 19 : 9 dan resolusi tinggi 2280 x 1080 P. Selain itu kamera selfie pada perangkat ini membawa sensor terbaru SONY IMX576 25 Megapixel HDR yang dapat menghasilkan foto berkualitas tinggi dengan dynamic range yang baik dengan hasil yang lebih natural. Besaran diafragma F/2.0 disematkan untuk menyaring lebih banyak cahaya yang masuk ketika mengambil selfie di tempat yang kurang cahaya.

Dengan fitur-fitur yang dimiliki rasanya tidak aneh kalau peminat dari OPPO F7 ini sangat banyak. Bahkan kehadirannya di sini sudah dinantikan jauh-jauh hari oleh para pecinta smartphone. Untuk kalian yang tertarik, siap-siap keluar uang 4,2 juta ya, karena OPPO sudah bisa kita beli di pasaran.

Trus saya jadi mupeng, tapi bingung karena duitnya belum ada. Huhuhu. Plis dong ada yang kirim mailtime berisi smartphone Oppo F7 ke saya *uhuk

Read More

Kamis, 19 April 2018

Mau Sukses Menyusui? Siapkan 5 Hal ini


Boebok, apa kabar???
Masih kenceng ASInya?

Belom kendor kan semangat menyusui nya?


Jadi hari ini ceritanya Ranendra imunisasi, trus ketemu sama salah satu 'temen' saya. Bukan temen sih, cuma kenal doang karena kami sering ketemu diklinik yang sama. Trus kami curhat curhatan dong soal anak, lebih banyak dia sih yang cerita soal dilema yang dihadapi pasca melahirkan. Apalagi melihat Ranendra yang tadinya imut bak marmot jadi punya pipi yang kayak jemblem anget dan tangan serta pahanya yang kotak kotak bagai roti sobek isi coklat. *mendadak laper*

Beliau cerita, katanya sejak dua minggu lalu ASI nya seret, gak deres lagi kayak awal awal masa menyusui. Jadi anaknya dikasih sufor. Huhuhu. Aku sedih.

Ya gakpapa sih sebenernya dikasih susu formula, apalagi kalo emang ASI nya udah kering. Pères. Tapi emang iya ASI bisa kering? Why? Kenapa? Kok bisa? Dengan durjana aku menyerangnya dengan rentetan pertanyaan itu. Duh ndah. Belom kelar curhat curhatan kita, akhirnya aku harus pamit dipanggil dokter, sementara dia masih duduk diruang antri. Sebelum berpisah, dengan saling bertatapan dia meminta padaku "bagi tips dong biar asi deres" *deramah*

Sesuai dengan permintaannya, maka ku salurkan pengaman menyusui 2 anak dengan sukses melalui tulisan ini. Tsah. Eh baru satu deng yang sukses, yang satu masih on progress. Hihi.

1. Menyusui lah dengan keras kepala


Awalnya jargon ini tuh kayak ngece banget buat saya, sampe kalau ada yang mengucapkan jargon ini suka saya plesetin. Bukan keras kepala kehles, tapi sakit kepala. Iya. Beneran deh, nyusuin itu banyak banget drama nya. Ku jadi sakit kepala. Huhuhu

Dulu waktu nyusuin Abhirama, saya diuji sampai 3 bulan pertama. Yang gak mau nyusu langsung lah, puting lecet, bayi malas menyusu. Ah, entah berapa kali saya bolak balik ke klinik laktasi. Dari yang ngakunya klinik laktasi sampe yang emang beneran klinik laktasi saya datengin. Suer.

Saya pikir, nyusuin anak kedua bakalan lebih mudah lah, kan udah pengalaman sebelumnya. Ternyata? Enggak! Selama sebulan saya dibuat nangis bombay karena payudara sebelah kiri lecet gak abis abis. Mau marah, bingung sama siapa. Jadinya cuma bisa curhat di facebook. Gak kebayang deh kalo Facebook ditutup ntar saya curhat dimana *ehgimana*

Lalu datanglah peri peri baik, yang senantiasa mem-pukpuk saya, menegarkan dan menyemangati. Mereka as always, ngasih support buat saya biar terus menyusui. Then, I know bahwa arti dari Menyusui lah dengan keras kepala ya ini.

2. Menyusui Sesering Mungkin


Ada yang bilang, ASI terproduksi karena memang dibutuhkan. Kalo bahasa anak ekonomi mah Supply By Demand *tertanda, Sarjana Ekonomi yang gagal*. Jadi sebenernya gak ada tuh ASI kering atau ASInya gak cukup, yang ada sebetulnya hanya kekhawatiran kita bahwa ASI gak cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi kita.

Melihat bayi kita nangis nangis meski udah disusuin, lalu kita mengkambing - hitamkan ASI. Gak kenyang nih, makanya nangis. Atau ibu/mertua kita bilang anak kamu kok kurus banget, ASI nya gak cukup tuh. Ea, ea, ea. Takut Kualat ah.

Intinya, kalo mau ASI nya banyak, ya susui Sesering mungkin, minimal 2 jam sekali, atau sesuka anak anak kita. Kalo udah 2 jam masih tidur, bangunin. Kitikin kaki atau telinganya. Ciumin juga boleh. Pokoknya sampe dia bangun dan mau menyusu.

3. Be Positive and Happy


Gara gara sectio, ASI saya jadi telat keluar.

Saya gak bisa nyusuin, ASI saya bau amis. 
Kata mama/mertua saya, ASI saya gak bagus karena berwarna kuning. Harusnya kan putih.


Pernah gak ngomong gitu? Atau pernah denger ada yang ngomong gitu? Gak usah jauh jauh lah, saya pernah begitu. Mewek sambil pumping trus bilang, saya orang tua yang gagal nih. Nyusuin anak aja gak bisa.

Then, ASI saya netes cuma 10ml di minggu ke 3 setelah lahiran. Pengen nyerah rasanya, trus Abhirama ku kasih sufor. Besoknya dia pup darah. Ibu mana coba yang rela anaknya kayak gitu?

Setelah kejadian tersebut, saya diajarkan untuk legowo, kemudian lebih yakin sama kemampuan diri sendiri. Tuhan tahu saya mau berusaha, dan hasilnya. Saya sukses menyusui bahkan hingga 28 bulan. Kuncinya cuma satu. Selalu ucapkan/bayangkan/pikirkan hal yang positif.

Bikin bahagia aja, jangan snewen apalagi stress. Mau makan apa aja, silahkan. Mau minum apa aja boleeeh, pokoknya apapun yang bikin seneng, asal positif yaaaa

4. Dukungan Sekitar


Dukungan dari keluarga dan teman bagi ibu menyusui sangatlah berarti. Kalau kita punya support sistem, rasanya apapun jadi mudah. Terutama dukungan dari suami. Saya sih selalu melibatkan suami dalam segala hal sebelum dan setelah melahirkan.

Misalnya, saya memintanya menggantikan popok saat saya lelah. Saya yang susui, dia yang sendawakan. Atau memintanya memijat kaki atau bahu saat saya menyusui.

Durhaka? Ya enggaklah. Kan kita bikin nya bareng, saya yang berjuang 9 bulan, jadi setelahnya, mari bantu saya. Saya gak akan marah ketika suami menolak melakukan bagiannya. Cuma butuh bilang "kalo nanti anak kamu gak tumbuh seperti yang kamu bayangkan, berarti bagian ini salah di kamu nih. Kita kan bikinnya bareng, bantuin dong ngerawatnya."

5. Peralatan Menyusui yang Mumpuni.



Diawal tadi sempat saya singgung soal menyusui seseruan mungkin. Atau dalam kondisi tertentu bisa jadi memompa ASI seserius mungkin. Dan meski udah yakin bakal nyusuin langsung, gak ada salahnya lho mulai hunting pompa asi juga. Karena sepengalaman saya, pompa ASI gak cuma buat mereka yang menyusui secara langsung. 

Saya bukan ibu bekerja, tapi berdasarkan pengalaman saat menyusui Abhirama, selalu ada kejadian yang diluar perkiraan kita. Dulu saya gak prepare pompa ASI karena mikir, buat apa? Kan nanti nyusuin nya langsung. Eh ternyata Abhirama gak mau nyusu langsung sama saya. Stress dong! Lalu ASI saya jadi mampet. Hiks.

Makanya waktu hamil anak kedua, saya gak mau mengulang kesalahan yang sama. Dan bener dong, anak kedua masuk Nicu, mau gak mau saya mompa ASI lagi. *aku kuat*

Dalam masa sulit itu, saya memiliki dua buah pompa ASI. Dua duanya saya beli sendiri, sebelum dan sesudah melahirkan. Kenapa beli dua? Karena yang satu gak nyaman jadi saya beli satu lagi *horang kaya*. Syukurnya Breast pump yang kedua ini cocok sama saya, bahkan setelah udah menyusui langsung, pompa ASI nya masih bisa digunakan karena memiliki dual fungsi. Uwow. Penasaran kan? Hihihi

Pompa kedua saya bernama Mooimom Silicone Breast Pump. Ada yang udah pernah denger? Jadi pertemuan saya dengan si Silicone Breast Pump ini secara gak sengaja pas scroll socmed, liat salah satu selebgram pake dia buat menampung ASI nya yang tumpah saat menyusui atau yang sering di sebut Let Down Reflect (LDR). Karena saya juga LDR, beli lah melalui website Mooimom.

Corongnya lebar, nyaman digunakan

Selang beberapa hari, barang sampai di rumah.
Tadinya emang mikir cuma buat nampung LDR aja, buat memerah ASI, saya masih bisa pakai pompa yang satunya. Eh dilalah, kok enakan pakai pompa mooimom. Jadilah saya keterusan pakai untuk memerah sampe sekarang.

Keunggulan dari silicone breast pump Mooimom ini banyak loh, diantaranya

1. Mudah digunakan dan dibersihkan


Kalo dilihat dari bentuknya, silicone breast pump ini gak neko neko. Tanpa banyak part yang harus dirakit, tanpa susah atau bingung megang, SBP Mooimom ini cuma butuh di tempel ke payudara kemudian di pencet. Udah, ASInya ngalir sendiri.

Nyaman digenggam, mudah digunakan

Karena gak banyak part nya, maka lebih mudah dibersihkan dan tentu lebih higienis dong. Tinggal cuci bersih, keringin trus di sterilised saat mau pakai. Beres.

2. Hemat Biaya


Kalau breastpump yang dijual di pasaran biasanya memiliki banyak part kecil, kayak bagian tutup dalamnya, atau pelapis dalam. Seringnya bagian ini lah yang menimbulkan drama, ilang lah, rusak lah, kotor. Pff. Pokoknya bikin gemes deh.

Kalo kotor masih bisa di cuci, kalo ilang atau rusak, mau gak mau beli lagi. Dan harganya bukan maen mahalnya. Bisa 1/3 dari harga breast pump nya sendiri. Huft. Ini bedanya sama SBP Mooimom, karena bentuknya sederhana dan dirancang ergonomis, jadi gak butuh tambahan part lainnya. Dengan 299 ribu, saya sudah bisa pumping sampe butek. Gak perlu galau bakalan ngeluarin duit lebih lagi.

3. Aman dan gampang dibawa


Jadi, Breastpump Mooimom ini terbuat dari 100% food grade silicone, yang tidak mengandung BPA, PVC dan Phthalate yang berbahaya bagi tubuh manusia. Bisa dipanaskan dalam microwave atau di dinginkan dalam freezer. Udah gitu bawanya gampang, gak perlu listrik atau space yang besar. Simpen aja didalam tas. Beres deh.

Sepengalamanku pakai Breastpump nya Mooimom ini, paling nyaman buat nampung ASI yang menetes saat menyusui. Sayang kan kalo ASI yang kita jaga itu terbuang percuma. So, meski Ranendra udah menyusu langsung, saya tetap pumping untuk menjaga kebutuhan ASInya, sekalian jaga jaga kalau saya capek dan pengen istirahat, saya bisa minta tolong ayahnya untuk memberikan ASI yang sudah saya perah.

Inget ya moms, kunci dari menyusui yang saya jelaskan tadi. Dan buat yang masih penasaran sama Breastpump dari Mooimom yang saya infoin tadi, bisa kepoin socmed dari Mooimom. Pssst. mereka juga sering bikin kuis berhadiah lho.

Instagram @Mooimom.id
Read More

3 Fakta Seputar Mandiri Jogja Marathon 2018


Jadi, sejak melahirkan Ranendra saya mengalami kelebihan berat badan sampai 15 kilo. Yess, kamu gak salah baca kok. Emang LIMABELAS KILO lebih banyak dari yang seharusnya. Aku sih enggak begitu peduli, apalagi sekarang lagi ngejar ASI eksklusif, jadi lumayan bomat sama berat badan. Tapi sayangnya, banyak banget yang perhatian sama aku sampe berat badan pun dia perhatiin. "Windah gendut amat sih" Cih. Aku ingin menghujani wajahnya dengan gumpalan lemakku. Pff.

Yaudah mulai olahraga lagi deh, demi menghadapi manusia manusia nyinyerz. Pake Z ya, soalnya nyinyirnya udah kronis. Huhuhu. Balik lagi soal olahraga, pilihan saya jatuh pada lari. Selain yang paling gampang dan gak butuh banyak perintilan, lari jadi pilihan karena baru baru ini saya melihat temen temen Blogger meliput kegiatan Mandiri Jogja Marathon 2018 yang diselenggarakan dengan meriah. Harapannya sih tahun depan bisa ikutan gitu.

Eh, boleh gak sih sharing sedikit soal Jogmar ini. Sekalian buat catatan siapa tahu ada yang mau datang ke sini tahun depan bareng saya. Aamiin.

Jadi tuh saya sebenernya merhatiin 3 fakta tentang JogMar ini, penasaran apa aja? Ini dia fakta fakta nya

1. Mengangkat Budaya Jogja

Sebetulnya dulu waktu tahu info soal Jogmar 2018 saya sempat bertanya - tanya. Apa sih uniknya Jogmar? Paling juga sama kayak Jakmar yang gitu doang. (( gitu doang )). Hampura Pak Anies.




Ternyata Jogmar ini beda loh, jadi gak cuma ajang lari aja. Tapi juga jadi pentas untuk memperkenalkan budaya Jogja seperti kesenian nya, makanan dan tempat wisatanya.

Mengambil lokasi di salah satu candi yang terkenal di Jogja, yakni Prambanan, JogMar menghadirkan beragam stand khusus untuk para pelari baik dari dalam negeri, maupun pelari mancanegara. Ada stand makanan asli Jogja, peralatan rumah tangga tradisional, maupun kesenian lainnya. Dan asyique nya, belanja di JogMar gak pakek uang tunai lho, Bank Mandiri sebagai Sponsor dari kegiatan ini memfasilitasi kegiatan moneyless dengan menyediakan mesin EDC pada stand penjualan yang ada di JogMar 2018

2. Kesenian Tradisional Hibur Pelari

Biasanya kalo mau lari, saya siapin earphone trus pasang musik yang asik biar gak bosen selama berlari. Itu sih kalo larinya cuma 5km aja, lah kalo 10km, 21km, bahkan 42km? Ya panas kupingnya. Hihihi. So, pemerintah wilayah Yogyakarta beserta wilayah sekitarnya memutuskan untuk memberikan hiburan pada pelari dengan menampilkan kearifan lokal yakni kesenian tradisional seperti Jathilan, badui, karawitan, keroncong, gejog lesung, barongan.



Adanya penampilan dari kesenian tradisional membuat pelari terutama nya yang berasal dari luar Jawa mengetahui dan mengenal kesenian yang sudah amat jarang dimainkan di luar Jawa. Dan tentunya diharapkan dapat menarik minat pelari yang juga wisatawan untuk kembali ke Jogja.

3. Ada 8000 Pisang Lokal

Jika di event Mandiri Jakarta Marathon 2017, pisang yang menjadi konsumsi pelari merupakan pisang salah satu produsen ternama, namun berbeda dengan Mandiri Jogja Marathon 2018 yang bekerjasama dengan petani lokal untuk menyediakan pisang sebanyak 8000 buah. Pisang pisang ini nantinya akan menjadi konsumsi dari para pelari yang mengikuti kegiatan JogMar. 


Selain 3 fakta yang saya sebutkan, sebetulnya masih ada fakta lainnya seperti Bank Mandiri yang menjual e-money edisi khusus event MJM 2018 dalam perhelatan olahraga kali ini. Buat pengoleksi e-money seperti teman saya si Giovanni, kesempatan langka ini sayang sekali di lewatkan. Dia bahkan nitip ke tim Jadi Mandiri lho buat dibelikan edisi khusus JogMar nya. Hihihi.



Dalam kegiatan JogMar juga banyak sekali hadiah. Gak cuma buat pelari nya saja. Tetapi juga buat pendamping dan pengunjung yang punya skill fotografi. Ada hadiah hingga puluhan juta yang diberikan khusus bagi pemilik foto yang mampu menghasilkan jepretan yang kece tentang event MJM 2018. Wohh, sayang banget aku gak bisa ikutan. Kalo ikutan pasti aku gak menang juga sih.


Gimana? Temen temen yang baca tulisan ini tertarik gak buat ikutan JogMar tahun depan? Saya sih insyaallah pengen ikut. Sekarang udah mulai nyicil lari, dari kamar ke dapur misalnya. *ditabox*

Pesan saya, kalo misalnya jadi ikut ke JogMar tahun depan, pastikan kalian sampaikan salam saya sama mas mas pacer yang menjaga konsistensi pelari disana. Salamnya sayang aja deh. *ups

Selamat lari, inget ya, jangan lari dari kenyataan. Apalagi lari dari kejaran utang. Dosa gaes.

Seluruh foto yang saya gunakan adalah milik @rendydoroii as team Jadi Mandiri 

Read More

Jumat, 13 April 2018

Main Ke Dufan Bareng Vivacoid



Sebagai salah seorang wanita yang selalu gatal kalau berdiam diri dirumah, saya merasa tersiksa karena sudah 3 bulan 11 hari terkungkung dalam rumah. Mau kesini gak boleh, mau kesana gak boleh, mau kesana sini apalagi. Gak boleh!

Ini jelas salah, ibu menyusui itu harus happy, gak boleh stress. Kalo terus terusan begini nanti ASI saya seret. Ini namanya darurat piknik. *lalu saya demo* gak deng, saya gak berani demo cuma karena butuh piknik *fingercross*

Lalu Vivacoid datang, membawa pesan, bahwa busui harus piknik ke Dufan. Yeay!

Liburan le Dufan dengan bayi yang hampir dua bulan memang bukan hal yang mudah, selain perintilan yang harus dibawa segambreng, saya juga gak bisa ikut banyak permainan karena bayinya gak ada yang pegang. Yaudah deh ngalah aja, yang penting bisa keluar rumah dulu. Recehan banget akoh!

Pada Dufan Ku Jatuh Cinta


Terakhir ke Dufan itu tahun 2011, pergi bareng 4 teman kasir sebagai bukti solid nya kami gak cuma saat kerja, main pun juga *eaaa. Histeria, bianglala, kora-kora, halilintar. Sebut saja semua permainan yang ada di Dufan, kami sudah pernah menikmati. Gelar cemen bukan untuk kami *lap ingus

2018, dengan menggendong seorang bocah, serta menggandeng bocah lain yang hitam dan dekil, kami melewati meja registrasi. Big thanks buat Vivacoid yang berbaik hati ngajak kami main disini secara gratis. *salim.

Dengan mata berbinar binar, bocah dekil nan hitam yang bernama Abhirama itu berlari ke wahana pertama. Carousel. Komidi putar. Jarang goyang. Apapun itu namanya. Dia super excited ngantri dengan tertib selama 15 menit.


Setelah puas satu putaran, dia merangsek maju, wahana bianglala menarik matanya "yok naik" pekik bapaknya bagai anak sd yang baru dibeliin mainan sama ibunya. Sayangnya Abhirama  punya mental yang sedikit melempem, baru lihat tingginya si biang lala, doi langsung kabur. Takut jatoh, he said.

Dengan wajah kecewa, bapaknya nunjuk wahana lainnya. Gajah bledug jadi pilihan berikutnya. Mamaknya gagal mengikuti keseruan mereka karena anak bayi udah nangis minta nyusu. Huft.

Puas muter muter dari satu wahana ke wahana lainnya, Abhirama memilih ngadem di bawah pohon kapuk. Eh, itu beneran pohon kapuk bukan ya *sotoy nya kumat*.

Di Dufan, selain wahana permainannya sangat beragam, tempat ngaso nya juga banyak. Pepohonan yang rindang di tanam disana sini, ada yang sudah tinggi menjulang, ada yang rimbun mengembang. Dibawah pohon biasanya di beri lingkaran, tinggi enam puluh centi kurang lebihnya. Enak buat duduk sembari minum teh dingin botolan yang keluar dari mesin penjual minuman otomatis.

Yang lapar bisa makan di restoran yang ada diseputar area wahana bermain. Pilihannya banyak, ada yoshinoya, ayam penyet, restoran Jepang, dan masih banyak lagi. Semua bisa dimampirin saat perut keroncongan. Harganya juga gak jauh beda sama di luar Dufan. Tapi kalo yang bawa uang pas pasan, bisa juga menikmati cemilan distand kecil seperti roti, kentang bumbu, dan yang lainnya.

Selain makanan, stand boneka dan oleh oleh juga banyak. Cocok lah buat kamu yang dateng sama pasangan. Abis teriak teriak di kora kora, berikan dia boneka. Lalu dia akan selalu cinta, kayak di drama korea gitu.

Luas area Dufan ini 9,5 hektar yang terbagi menjadi 9 wilayah tematik seperti Jakarta tempo dulu, Asia, Eropa dan lainnya. Tiap tiap wilayah ini punya permainannya masing masing. Fungsi dari pembagian wilayah ini menurut saya selain membuat kita kenal dan belajar, juga biar gak nyasar. Jangan bengong ya kalo ke Dufan, nanti kalo nyasar kamu gak bisa pulang. Heuheu.

Sejak diresmikan di tahun 2007 oleh Gubernur Jakarta, Dufan semakin hari semakin maju dalam hal teknologi dan semakin banyak wahana nya. Meski makin banyak wahana permainan baru tapi antusiasme para fakir piknik tetap membludak, bahkan saat weekend, kami harus antri selama satu jam untuk naik kora kora. Sungguh perjuangan yang luar biasa.
Teknologi lain yang ada di Dufan adalah air minum tap yang bisa langsung diminum tanpa perlu dimasak *simpan panci*. Kayaknya sih alatnya masih tahap uji coba atau semacamnya, soalnya pas saya mau pakai airnya macet. Atau mungkin saya apes?

Pokoknya kalo ada waktu lagi, saya mau ah ke dufan lagi. Dan sekarang udah ada annual pass dari Dufan dimana kita cukup bayar 299rb, maka kita bisa sepuasnya masuk Dufan selama satu tahun. Ih waw banget kan. Mau ahh

Read More
Windah Saputro. Diberdayakan oleh Blogger.