Sabtu, 17 Februari 2018

Anak Anak dan Dunianya As My Mood Booster




Sabtu, 18.59 WIB, area parkir supermarket terkenal.

Malam mulai datang, satu persatu mobil memarkirkan diri berdekatan dengan mobil saya. Sementara saya sendiri tak berkutik di kok depan karena payudara yang bengkak plus ngilu bekas operasi sectio di perut sembari menunggu suami yang berlari ke dalam supermarket mencari breastpump untuk menyelamatkan gizi anak kami yang masih berjuang di NICU.

Ah, sudah pada tahu kan saya baru saja melahirkan. Seorang bayi tampan dengan berat 2.185gr lahir di waktu yang kurang tepat. 35 minggu, maju 5 minggu dari perkiraan karena air ketuban yang mulai kering. Dan kini dia tengah berjuang karena paru parunya belum mampu bekerja maksimal, 21% oksigen masuk ke paru paru dengan bantuan alat. Begitu kata dokter, jadi misalnya bisa minta tolong, saya berharap teman teman bisa menyumbangkan doa buat anak kedua kami ini. Semoga bisa segera sehat.

Anakku, My mood booster dalam segala hal


Dalam kondisi yang seperti ini, sebetulnya saya kehilangan semangat untuk menulis. Saya hanya ingin berdiri di sisi bayi saya sambil memandangi perutnya yang turun naik tak beraturan karena belum mampu bernafas sendiri. Tapi apa daya, dokter pun tak mengijinkan saya terlalu lama berada didepan bayi saya. Jadi yang bisa saya lakukan hanya duduk dan mulai menulis.
Selain sebagai pelarian, menulis  membuat saya punya jejak, punya cerita tentang apa yang terjadi saat ini untuk dibaca kemudian. Menulis menjadi terapi buat saya untuk menghindari kebisingan dunia serta polemik yang terjadi saat ini.

Anak anak saya, sering menjadi menyemangat saat saya mulai lelah menulis di blog. Dengan melihat apa yang mereka lakukan, saya memiliki gairah untuk menuliskan apa yang saya lihat.

Anak anak punya banyak keceriaan yang dapat membangkitkan kembali mood saya. Keceriaan nya terkadang terbawa hingga sampai di kehidupan sehari hari. Saya jadi suka mengkoleksi barang dengan pernik ceria seperti warna pastel, peach, pink, kuning, dan semacamnya.

Casio My Style, Kalkulator Yang Bikin Mood Jadi Baik



Warna anak anak yang cerah ceria membuat bagian hidup lebih hidup. Tidak hanya pakaian, pernik kecil seperti tas, perhiasan dan perlengkapan rumah tangga lainnya biasanya saya pilih yang eye-catching dan segar. Tak ketinggalan, sebuah perangkat tempur seorang ibu yang notabene adalah akuntan dalam keluarga. Apalagi kalau bukan KALKULATOR!! iyalah, emak emak kan gak bisa jauh dari hitung menghitung ye buk. Bikin pembukuan ini itu, biar keuangan keluarga gak morat marit. Kalkulator lah penyelamat kita dari kesalahan menghitung angka ganjil yang bikin bingung.

Kalkulator yang saya pilih adalah Casio, sebuah merk kalkulator yang udah terkenal sejak jaman baheula. Nah yang bikin happy, sekarang kalkulator Casio punya banyak pilihan warna lho. Seperti merah, pink, hijau, kuning, biru, dan yang lain. Pilihan warna ini bisa disesuaikan sama kepribadian kita.


Casio My Style adalah sebuah terobosan kalkulator terbaru yang memiliki kesan menarik bagi saya. Baru kali ini saya tertarik membeli sebuah kalkulator karena suka dengan warna warnanya yang colorful banget. Selain fungsinya, kalkulator Casio memang didesain untuk kita yang berjiwa muda dan modern. Selama ini kalkulator kan cuma punya warna yang terbatas kayak abu abu, hitam atau putih. Nah sekarang, kita bisa punya kalkulator yang bisa disesuaikan dengan kesukaan kita.


Dengan garansi satu tahun, Casio my Style bisa digunakan dirumah, disekolah atau dimanapun berada. Baterainya tenaga surya, jadi gak perlu khawatir kehabisan baterai saat digunakan.

Nah buat yang mau beli kalkulator Casio My Style bisa loh pakai kode promo untuk mendapat potongan harga. Belanja nya langsung disini 

Read More

Sabtu, 10 Februari 2018

Rahasia Murah Rejeki ala Buku Aplikasi Pencari Rejeki


Yaelah, gini amat jadi karyawan, gaji 10 koma. Tanggal 10 udah koma maksudnya. Hehehe.

Pernah denger orang ngeluh begini? Saya bahkan sering jadi pelaku yang ngeluh begitu. Tapi kaget begitu baca sebuah buku yang bahas soal rejeki. Bukan apa, ngeluh begini ternyata bikin rejeki malah makin seret loh. Buku apa sih?

Pertama kali dikirim oleh kurir, saya berekspektasi bahwa buku ini berbicara soal aplikasi untuk menghasilkan pundi rupiah. Karena dilihat dari judulnya yakni Aplikasi Pencari Rejeki. Wajar dong saya mikir begitu?


Pas baca halaman pertama, saya bengong, ini buku apaan sih? Eh makin dibaca lagi, saya makin penasaran buat baca lebih jauh. Tahu kah kamu, yang bikin saya tertarik baca buku ini adalah apa yang ada disana persis sama apa yang sering saya lakukan. Mengeluhkan rejeki yang Allah berikan dan tidak pernah puas dengannya. Diawal halamannya, buku karya Achi TM dan Wusda Hetsa ini menceritakan bagian hidup dari penulis yang dari kecil di didik untuk tidak memiliki pikiran negatif soal mencari uang. Tapi bukan berarti semua serba mudah juga.


Dari buku ini, saya jadi tahu kalau setiap waktu shalat punya warna yang berbeda. Warna ini memiliki manfaatnya masing masing dalam hidup kita. Misalnya waktu shalat subuh yang identik dengan warna biru muda. Dimana warna ini berhubungan dengan kelenjar tiroid manusia. Warna biru muda yang hadir diwaktu subuh juga mempengaruhi jalan rejeki kita. Itu mengapa kita disarankan untuk bangun sebelum subuh, agar bisa lebih optimal dalam mengisi rejeki. Waktu shalat lainnya tentu hak kalah banyak manfaat nya buat kita, tapi ntar kamu harus baca sendiri ya, kalo saya jabarin nanti spoiler banget dong. Hehe

Nikmatnya Bersyukur



Beberapa dari kita diberi rejeki lebih berupa kekayaan dan hidup yang nyaman, beberapa lagi sedang merusaha mencapainya, namun banyak yang lupa bahwa dalam harta kita itu ada milik mereka yang fakir dan miskin. Di buku Setebal 198 halaman ini kita diajak merenung kembali apa saja yang telah kita dapatkan dan apa yang telah kita berikan kembali pada yang lain. Kalau rejeki kita masih seret, bisa jadi ada beberapa hal yang di tuturkan di buku ini yang telah kita lakukan. Apa aja itu? Baca aja bukunya deh.

Buku Aplikasi Pencari Rejeki ini dilengkapi dengan quote atau kutipan yang menolong banget loh di beberapa halamannya. Juga ada selipan fiksi yang bikin kita punya gambaran tentang aliran rejeki dalam kehidupan ini.

Buku bersampul hitam ini bisa kamu dapatkan dengan membelinya di toko buku seharga 85 ribu. Kolaborasi penulis dan entrepreneurs ini bisa bikin kamu betah baca bolak balik, dan tentu setelah membaca buku ini rejeki yang kita nanti insyaallah akan lebih mudah didapatkan.

Read More

Jumat, 02 Februari 2018

25 Tahun Dompet Dhuafa Kelola 2.5% Harta Kita, Untuk Apa Saja?


Dalam perjalanan hidup ini, saya percaya bahwa apa yang kita beri, nantinya akan kembali pada kita. Kita memberi baik, maka yang diterima nanti akan pula baik. Begitu sebaliknya. Tidak ada celah untuk bernegosiasi dengan alam berkaitan dengan hal ini.

Maka itu, selama bisa memberi yang terbaik, maka itulah yang akan saya berikan. Dan tentu, berlaku juga dalam beramal dan bersodakoh, dan yang pastinya saya harus memastikan kalo tempat saya berbagi adalah tempat yang memang membutuhkan dan tepat sasaran atau setidaknya dia akan menyalurkannya pada yang membutuhkan. Bukan apa, jaman sekarang kita harus selektif memilih tempat untuk menyalurkan rizki kita pada yang membutuhkan, harus tepat sasaran, transparan dan memiliki bukti. Maka pilihan saya jatuh pada Dompet Dhuafa. Kenapa?

25 Tahun Berdiri, Memberikan Manfaat Bagi Umat

Kalau yang sudah mengenal Dompet Dhuafa, pasti sudah tahu kiprahnya selama 25 tahun ini dong. Lembaga Nirlaba milik masyarakat Indonesia yang berkhidmat mengangkat hark at sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf), serta dana lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, perusahaan /lembaga ini telah banyak merubah ekonomi masyarakat bawah khususnya kaum dhuafa yang dibinanya.


Sejak tahun 1993 hingga saat ini, sudah 16.8 juta jiwa dan layanan dalam Negeri yang telah menerima manfaat dari Dompet Dhuafa. Sedangkan di luar Negeri, penerima manfaat dari Dompet Dhuafa sebanyak 82.882 jiwa, yang tersebar dari Asia, Amerika hingga Eropa.

Belakangan ini, dompet dhuafa sedang menjalankan program sosial enterprise dengan salah satu tujuannya yakni menguatkan potensi lokal. Program yang dijalankan diantaranya Green Horti dan Kebun Indonesia Berdaya dengan menggandeng petani dan pengusaha lokal sehingga bisa saling bahu membahu menciptakan lapangan kerja yang layak bagi masyarakat sekitar.

Dalam kegiatan Public Expose 2018 Dompet Dhuafa yang di helat pada Rabu, 31 January 2018, hadir beberapa pembicara yakni drg. Imam Rullyawan, MARS Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi, Bapak Iwan Ridwan Direktur Utama Dompet Dhuafa Social Enterprise, Bapak Fadil, Pendamping Program Dompet Dhuafa di Mojokerto,  Bapak Mukhlis, Direktur PT Pachira Group, pengusaha dan pakar agroindustri. Pembicara ini hadir untuk menginformasikan apa saja yang telah Dompet Dhuafa lakukan hingga mencapai usia 25 tahun ini.


Di Mojokerto misalnya, Bapak Fadil yang sudah menjadi pendamping petani sejak masih bujangan mengaku bahwa para petani di Mojokerto berkembang sangat cepat di bawah bendera Dompet Dhuafa. Tidak hanya masalah tanam menanam saja, namun juga pendistribusian, pengelolaan hasil panen, pun dibantu oleh Dompet Dhuafa. Hingga kini, petani yang dulunya tidak mampu menafkahi diri sendiri karena terjerat hutang pada tengkulak ini sekarang mampu menzakati lebih dari 50 kaum dhuafa dan fakir miskin serta anak yatim.

Bukan hanya bercocok tanam, sejak tahun 2017, Dompet Dhuafa juga memiliki unit usaha retail bernama Daya Mart yang menjadi titik temu dari produk produk dari UMKM binaan Dompet Dhuafa dengan para pembeli. Hasil laba dari usaha ini nantinya akan dimanfaatkan kembali untuk menyantuni dhuafa sehingga semakin banyak dhuafa yang bisa dibantu.

Banyak sekali program dari Dompet Dhuafa lainnya yang tidak sempat disebutkan satu satu. Yang pasti Dompet Dhuafa terus mengusahakan kesejahteraan masyarakat pinggiran yang luput dari perhatian pemerintah. Program ini pun tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan dari kita, baik berupa materi maupun moril. Jangan lupa kalau 2.5% dari harta kita adalah milik mereka yang membutuhkan. So, jangan lupa untuk berbagi ya

Read More

Rabu, 31 Januari 2018

Nyaman dan Aman Selama Liburan Berkat Mega Travel Care


Ditengah rintik hujan saya termagu. Dalam genggaman terdapat 4 tiket yang baru saja di print. Kertasnya masih hangat. Sehangat teh yang tersedia di sebelah saya, yang mulai anyep karna hujan yang rintik tak kunjung usai.


Dalam fikiran menari nari sebuah pertanyaan, sudah tepatkah keputusan ini? Sebab nyatanya, banyak sekali yang menentang keberangkatan kami.

"kamu gimana sih win, masa mau ngajak anak dua bulan jalan jalan keluar negeri. Nanti kalo kenapa napa dijalan gimana?" kata mama dengan lemah lembut. Membayangkan kenapa - napa di negeri orang membuat saya takut, tapi gimana dong, tiketnya sudah terlanjur di beli *syedih

" gitu aja pusing mbak, kamu tinggal asuransi kan aja perjalanan mu. Emang sih, sakit dan kematian adalah kehendak Tuhan, tapi kita kan bisa setidaknya meminimalisir kesulitan yang akan datang. Kalo mbak takut terjadi sesuatu sama perjalanan kalian, yaudah asuransiin aja, biar kalau misalnya ada hal yang gak terduga, mbak dan keluarga bisa punya pegangan." ah, adikku memang cerdas, dia melunturkan kegelisahanku begitu saja. Memang gak salah curhat sama dia. Tapi pertanyaannya, emang ada asuransi perjalanan? Baru denger sih!

Asuransi Perjalanan? Apaan tuh?


Apalah saya ini, blogger karbitan yang ketinggalan jaman. Bahkan saya baru dengar soal Asuransi Perjalanan dari adikku sebelum akhirnya ku lihat Emak Emak Blogger melayangkan ajakan untuk mengenal lebih jauh soal asuransi yang lagi naik daun ini. Eh, ternyata saya baru ingat. Dulu juga sempat belajar sedikit soal asuransi ini *tepok jidat*


Pada tanggal 27 Januari 2018, saya bahagia karena menjadi satu diantara beberapa rekan Blogger yang diundang hadir pada kegiatan Gathering yang diadakan oleh Mega Insurance di Kantornya yang bertempat di Menara Bank Mega Tendean. Banyak sekali yang saya pelajari disana, termasuk tentang Mega Travel Care (MTC). Tapi sebelum melangkah lebih lanjut soal MTC ini, ada baiknya kita kenalan dulu yuk sama Mega Insurance.

Mega Insurance



Mega Insurance adalah sebuah perusahaan jasa asuransi umum yang merupakan bagian dari CT Corp, gurita perusahaan milik Chairul Tanjung. Sudah tau lah ya kalau ini. Hehe.
Yang ditawarkan dari Mega Insurance adalah produk asuransi kerugian untuk pribadi dan korporasi dalam berbagai jenis produk seperti kesehatan, jiwa, pensiun, dan lainnya. Secara lengkap kita bisa melihat produk dari Mega Insurance ini melalui Web mereka di www.megainsurance.co.id

Kini, Mega Insurance juga telah memiliki produk yang membantu kita meningkatkan kenyamanan selama perjalanan yakni Mega Travel Care. Produk ini ditujukan untuk perorangan yang hendak bepergian baik domestik maupun Internasional. Manfaat yang didapatkan banyak sekali loh misalnya

1. Mengcover Biaya Delay


Pesawat delay? Ah kayaknya di Indonesia mah udah biasa perkara delay ini. Bahkan beberapa maskapai terkenal karena selalu delay. Makanya itu, Mega Travel Care memberikan manfaat bagi mereka yang terjebak delay selama 6 jam. Biaya yang timbul akibat delay ini di cover oleh MTC.

2. Mengcover Biaya Rumah Sakit



Sakit saat liburan? Wah, itu mah mimpi buruk. Niat hati mau senang senang, malah harus meringkuk di rumah sakit. Tapi tenang, kalau sakit saat liburan dan diharuskan masuk rumah sakit, biaya nya akan di cover juga kok sama MTC. Namun perlu diperhatikan nih, alasan sakitnya bukan karena memang berencana berlibur sambil berobat ya, bukan juga karena penyakit bawaan. Jadi pure karena penyakit yang timbul saat liburan seperti diare atau kecelakaan dijalan.

3. Mega Travel Care Menanggung Biaya Pemulangan Jenazah ke Rumah


Gak sedikit kejadian kematian terjadi saat berlibur ya, dan seperti kita tahu, kalau meninggal di kota atau negeri orang, kita akan kesulitan memulangkan jenazah ke rumah karena besarnya biaya yang harus di tanggung. Biaya pemulangan jenazah atau yang biasa disebut repatriasi ini sangat fantastis loh, terlebih lagi kalau meninggalnya di luar negeri. Biayanya makin berlipat ganda bikin pusing tujuh keliling. Tapi jangan khawatir, dengan MTC, kita tidak perlu menanggung biaya repatriasi lagi, karena mereka akan menanggungnya 100%. Dan hebatnya lagi, gak ada pengecualian untuk penyebab kematian yang di tanggung oleh MTC. Semua jenazah yang meninggal akibat alasan apapun akan di tanggung biaya repatriasi nya.

4. Barang dicuri atau di copet akan diganti



Buat yang pernah ke Eropa, pasti pernah denger dong kalau kasus pencopetan disana tinggi banget, mana yang jadi pencopet biasanya ganteng ganteng pulak. Pff. Tapi tenang, kalau kamu kecopetan, atau kecurian saat dalam liburan, MTC akan mengganti barang yang hilang tersebut. Yang perlu kamu lakukan hanyalah menelepon nomor call center Mega Insurance dan memberi tahukan yang terjadi, nanti MTC akan membimbingmu mengumpulkan syarat claim misalnya seperti surat dari kepolisian.

5. Rumahmu akan ditanggung biaya kebakaran



Meninggalkan rumah saat bepergian memang kadang bikin was was, apalagi kalau perginya di musim kemarau. Masalah pelik seperti kebakaran kadang tak bisa dihindari. Gak kau dong kalau setelah bersenang senang tau tau kamu harus dipusingkan dengan musibah rumah terbakar. Amit amit ya, jangan sampe kejadian. Tapi kalau pun itu terjadi, MTC akan membantu mu menanggung hingga 5ribu dolar.

6. Medical Evacuation Gratis dimanapun berada


Sedang asik liburan, tahu tahu mengalami kejadian tak terduga dan harus di evakuasi ke rumah sakit terdekat? Tenang saja. MTC saat ini telah bekerjasama dengan banyak pihak untuk memberikan kenyamanan dalam mengevakuasi nasabahnya. Jadi kamu gak perlu cemas kalau kenapa napa dijalan saat liburan. Cukup hubungi kontak center MTC, nanti akan diberikan nomor nomor yang bisa kamu hubungi jika membutuhkan medical evacuation.

Sebetulnya masih banyak lagi manfaat yang akan didapat dari Mega Travel Care ini, tapi kalau saya jelaskan semua, ntar saya malah kayak agen asuransi pula. Heuheu. Buat yang masih penasaran, boleh banget main main ke market place yang dimiliki oleh Mega Travel Care yakni megainsurance.co.id

Gak cuma mendapatkan info seputar Mega Insurance, kita juga bisa membeli produk Mega Travel Care disana. Hanya butuh Internet dan Kartu debit atau kredit saja. Pembelian asuransi perjalanan ini bisa dilakukan jauh jauh hari loh, yang penting, kita sudah tau kapan akan berangkat dan kapan akan pulang. Kalau mau extend, kita juga bisa mengabarkannya lewat email, prosesnya serba online. Jadi kita gak perlu susah payah datang ke kantor Mega Insurance cuma buat beli asuransi. Oh iya, biaya yang perlu kita keluarkan juga gak banyak loh, mulai dari 19 ribu saja, kita sudah mendapatkan banyak manfaat nya. Dan proses claim nya cuma makan waktu 14 hari kerja, dan online tentunya. Wah, gampil banget yaa...

Ya dong, hari gini semua serba digital dan mudah. Mega Insurance juga selalu memastikan bahwa kita mendapatkan kepuasan dari jasa mereka. Jadi jangan ragu untuk bertanya ya kalau ada yang belum jelas. Tanyanya langsung ke call center Mega Insurance loh ya, jangan tanya sama saya *ekekekek

Yang paling penting buat saya sih, sekarang udah gak galau lagi untuk pergi liburan bareng dua krucils nantinya. Sebab usia 45 hari pun sudah bisa didaftarkan untuk mendapatkan fasilitas ini. Ahey!! Happy holiday.

Read More

Sabtu, 27 Januari 2018

Yuk Lengkapi Nutrisi Keluarga Dengan SO GOOD


Tanggal 25 Januari kemarin baru saja diperingati Hari Gizi Nasional, tapi sejak jauh hari, pemerintah terus menggenjot penyebaran informasi mengenai gaya hidup sehat serta pemenuhan nutrisi lengkap setiap harinya. Baik itu melalui sosial media, kegiatan online maupun offline. Nah sekarang pertanyaannya, sejauh mana ajaran pemerintah ini kita terapkan dalam kehidupan sehari hari?

Sebagai seorang ibu, saya memegang satu peran penting untuk mengatur apa yang dimakan anak dan suami dirumah. Saya yang memutuskan nutrisi apa saja yang harus mereka konsumsi. Oleh sebabnya, saya dituntut cerdas dan mengetahui apa saja kiranya nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Kalo buibu udah pada tahu belum? Kalau belum, yuk saya infoin

3 Nutrisi Makro yang Wajib Dikonsumsi


1. Karbohidrat

Kalo ini mah saya rasa semua orang Indonesia mahfum yak, bahkan kadang lauk yang lain seuprit pun gak masalah asal karbo nya dibanyakin. Bener? Hehe. Jangan ya buibu, karena WHO telah mengatur untuk konsumsi karbohidrat adalah 2/3 dari luas piring makan kita. Atau kalo dihitung sekitar 80gr untuk sekali konsumsi. "Ah segitu mah gak kenyang sist!" belom tentu dong, karena masih ada dua komponen nutrisi lainnya plus sayur dan buah. Kalo buat perut manusia dewasa tentu akan kenyang banget.


2. Protein

Seperti karbohidrat, WHO telah mengatur konsumsi protein sebesar 34gr sekali makan atau 15% dari total piring makan kita. Protein terbagi menjadi dua jenis yakni protein hewani dan juga protein nabati. Dua jenis protein ini dapat dipenuhi melalui lauk pak sehari hari seperti tahu tempe, ikan, daging sapi dan daging ayam. Kadang, para ibu sampai bosan mengolah bahan dasar ini sehingga seringnya malah ke skip. Dampaknya, kebutuhan protein jadi tidak terpenuhi. Huhuhu. 

Tapi tenang, di bawah nanti saya kasih solusinya, makanya baca sampe selesai ya *ahem

3. Lemak

Sejauh ini, image lemak itu negatif banget ya, orang yang lagi diet pasti menjauhi lemak. Padahal tubuh kita juga butuh lemak loh, lemak nya juga bukan lemak dari gorengan abang abang pinggir jalan. Itu namanya lemak jenuh. Yang dibutuhkan oleh tubuh adalah lemak tak jenuh, biasanya berasal dari minyak nabati, alpukat dan yang lainnya.

Kebutuhan tubuh akan lemak adalah 33gr per saji. Kurang lebih ya 15% juga dari total nutrisi yang harus dikonsumsi perhari.

Pilih Produk Yang Tepat Untuk Lengkapi Nutrisi Keluarga


Nah, jadi udah tau kan ketiga nutrisi makro yang harus dipenuhi setiap harinya. Trus tadi sempet juga tuh kepikiran tentang para ibu yang kehabisan ide mengolah sumber protein sehingga bisa dinikmati sama keluarga khususnya anak anak. Hmm, saya sih juga pernah mengalami hal yang demikian. Terutama nih, sejak abhi mulai lepas ASI, nafsu makannya kacau balau deh. Kadang mau makan ayam aja, kadang malah cuma mau makan nasi doang. Susah deh diajak kerjasamanya, padahal dia kan harus mengkonsumsi banyak protein agar otaknya bisa berkembang sempurna.


Setelah saya tanya sana sini, ketemu lah sama satu produk yang sebenernya udah kami konsumsi dari lama, cuma karena jarang ke supermarket atau minimarket, kami jarang beli. Buibu pasti kenal dong ya sama SO GOOD? Siapa sih yang gak kenal sama brand ini. Dari jaman baheula, SO GOOD dikenal karena rasanya yang enak dan variannya yang beragam. Ada SO GOOD Chicken Wing, SO GOOD Ayam Potong, SO GOOD nugget, SO GOOD Karage, dan varian lainnya.

Karena Abhirama lebih suka ayam olahan yang garing diluar dan lembut didalam, maka pilihan saya jatuh pada SO GOOD chicken nugget. Selain rasanya yang enak, nugget dari SO GOOD ini punya banyak bentuk yang lucu dan menarik bagi anak anak. Jadi acara makan jadi lebih menyenangkan.

Logo dan Packaging Baru



Yang bikin saya makin jatuh cinta sama SO GOOD adalah tampilannya yang eye caching dengan warna hijau terang. Logo nya pun juga baru, sebuah tulisan SO GOOD dengan dikelilingi oleh gambar mungil dan di tutup dengan line melingkar. 

Usut punya usut, ternyata logo yang dinamakan SO GOOD Social Circle ini memiliki makna yang mendalam. Yakni tentang arti sebuah semangat kebersamaan bersama keluarga dan teman yang merupakan wujud dari nilai sentral dalam kekayaan budaya kita. Dengan logo baru ini, SO GOOD berharap bisa terus menyebarkan semangat kebersamaan diantara keluarga dan teman melalui kehadiran makanan yang praktis, nikmat dan bergizi.

SO GOOD mengerti akan pentingnya nutrisi makro yang salah satunya adalah protein. Maka diharapkan dengan hadirnya SO GOOD di masyarakat, kebutuhan protein bisa terpenuhi dengan baik. Impactnya, anak anak bangsa bisa tumbuh dengan maksimal dan dapat membangun negeri ini dengan baik.

Wah, ternyata gak cuma sekedar melahap makanan saja, proses panjang yang berujung pada kesuksesan bangsa kita juga turut dipikirkan oleh perusahaan ini ya. Gak salah deh saya pilih SO GOOD, dan saya berharap para buibu juga jangan salah pilih ya. Cuss ke supermarket dan minimarket terdekat dan temukan SO GOOD dengan tampilannya yang terbaru ini.


Read More

Jumat, 26 Januari 2018

Yuk Cegah Stunting dengan Hidup yang Lebih Sehat


Kemarin adalah satu hari dimana saya menuntut banyak sekali ilmu tentang Gizi. Dan sebenarnya dengan malu saya mengakui bahwa saya baru tahu kalau Hari Gizi Nasional jatuh pada tanggal 25 Januari. *selftoyor

Beruntung lah saya sebagai netizen jaman now, serta adanya sosial media jadi tahu bahwa Hari Gizi Nasional ini diperingati demi mengingatkan kembali bahwa kita sebagai negara berkembang masih punya peer dibilang kesehatan khususnya gizi masyarakatnya. Di berita, sudah banyak informasi yang memberitahukan bahwa anak anak kita rawan terkena stunting, bahkan beberapa juga di sorot akibat kasus obesitas yang berujung kematian.

Masihkah kita mau tutup mata melihat hal ini?


Kementerian Pendidikan dan kebudayaan bersama YAICI dan Muslimah NU pada Selasa 23 Januari 2018 kemarin menyelenggarakan sebuah kegiatan yang bertajuk Hari Gizi Nasional 2018, Mewujudkan Indonesia Emas 2045, Anak Indonesia Jaman Now, No Malnutrisi, No Obesitas, Sayangi Anak dengan Makanan Bergizi Seimbang" bertempat di Gedung Utama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan lantai 3.


Bahasan utamanya tentu menyoroti pada kebiasaan dan pola konsumsi masyarakat Indonesia khususnya anak anak kita yang sudah darurat sekali terpapar GGL ( Gula, Garam, Lemak) secara berlebihan. Anak anak dengan konsumsi GGL yang berlebihan akan menyebabkan masalah gizi berupa dua hal yakni Stunting dan Obesitas. Ingat ya, GGL gak cuma bikin anak kegemukan, tetapi juga bisa bikin stunting.

Gaya hidup para orang tua yang serba modern terkadang menjadi kambing hitam dari perilaku konsumsi yang kurang tepat ini. Makan makanan rumah sudah berpindah menjadi makan makanan fast food yang penuh minyak dan lemak. Plus penggunaan garam dan gula yang berlebihan tiap harinya membuat anak cenderung menghindari sayur dan buah yang rasanya kalah gurih dan manis.


Padahal, kasus stunting di Indonesia terus menjadi sorotan di dunia kesehatan. Stunting akan mempengaruhi sistem kerja otak sehingga anak anak dengan stunting dinilai memiliki masa depan yang suram karena fungsi otaknya tidak berfungsi optimal, selanjutnya nilai nilai sekolahnya juga terpengaruhi menyebabkan anak sulit mendapatkan pekerjaan yang baik. Dampak jangka panjangnya akan berpengaruh pada ekonomi Indonesia di tahun 2045 nanti.

Lalu bagaimana mencegah masalah gizi ini terus berlarut? Menurut Prof. Dr. Dodik Briawan MCN, Ilmu Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga SEAFAST IPB dan Dr. Damayanti Rusli S, SpAK, Phd, anggota UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik PP IDAI yang menjadi pembicara pada kegiatan ini bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk orang tua agar anaknya terhindar dari masalah gizi, yakni

1. Nutrisi pada anak dipenuhi sejak 1000 hari pertamanya terhitung sejak ibu dinyatakan hamil, bukan saat anak lahir ke dunia. Jadi pastikan ibu mendapat nutrisi yang cukup selama kehamilan sehingga mampu membentuk anak yang cerdas.


2. Berikan ASI di 6 bulan pertama bayi dilanjutkan dengan MPASI yang bergizi tinggi. Selalu usahakan untuk memberikan makanan dari rumah yang tinggi akan protein, karbohidrat dan lemak di awal MPASI. Jangan memberi anak tepung tepungan, pisang dan semacamnya yang gizinya sangat kurang. Menurut dokter Damayanti, bayi sudah mengenal berbagai rasa sejak dalam kandungan melalui air ketuban, jadi gak ada alasan memberi anak makan satu macam saja.

3. Pelajari soal porsi piring makanku, dimana ada pembagian karbo, protein, lemak dan serat. Serta berikan juga buah dan sayur.

4. Beri anak bekal ke sekolah, jangan biarkan mereka jajan sembarangan apalagi diluar pagar sekolah.

5. Makan fast food boleh, tapi perhatikan jumlah konsumsinya. Jangan makan fast food setiap hari.


Nah, gimana nih para ibu? Sudah saatnya kita bergerak untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan anak lho. Jangan demi mengikuti gaya hidup modern, kita melupakan tanggung jawab sebagai ibu yang berkewajiban menelurkan generasi cerdas ya. Oh iya satu lagi yang penting, jangan gantikan ASI dengan susu kental manis ya, kayaknya akhir akhir ini banyak banget yang cerita kalau anaknya dikasih SKM sebagai pengganti asi dan susu formula. Padahal SKM itu minuman berperasa susu lho, bukan susu beneran. Kandungannya 60%nya adalah gula. Kebayang dong kalo anak kita dikasih SKM tiap hari, bisa diabetes nanti. 
Read More

Selasa, 23 Januari 2018

Windah Saputro. Diberdayakan oleh Blogger.