Minggu, 04 Juni 2017

Tips Belanja Hemat La Prita Gozhie


Alhamdulillah sudah memasuki hari ke 7 ramadan, piye puasanya ? semoga masih pada kuat yaa. Saya alhamdulillah masih aman sampai puasa ke 7 ini, sempet mau jebol di hari ke 6 karna gak sahur tapi inget dirumah gak ada bahan makanan jadi urung buat batah *niatnya gak baik* Hahahha. Ya piye, wong saya lagi malas kemana mana, maunya dirumah aja ngadem di dalam kamar ber AC sampe magrib. Mumpung kata ustad tidurnya orang puasa adalah beribadah. Setuju ? Trus gimana dengan tanggung jawab saya pada rumah  sebagai ibu yang harus menyiapkan makanan berbuka untuk keluarga ? 

Kalo itu sih saya udah gak khawatir, sekarang sudah serba instan. Kalo gak sempat masak saya langsung buka Handphone dan pesan makanan cepat saji melalui Happy Fresh. Kalo lagi rajin masak tapi malas keswalayan beli bahan kebutuhan juga saya tinggal buka Happy Fresh, order dan barang akan dikirim dengan waktu yang sudah kita sepakati. Dari tadi bahas Happy Fresh, pembaca saya sampe mengkerutkan kening tuh bingung, opo kui Happy Fresh ?


Bu ibu, kenalan duong sama si Hijau yang banyak manfaatnya ini. Namanya Happy Fresh, sebuah aplikasi yang menawarkan jasa pembelanjaan serta pengiriman barang yang kita pesan langsung ke alamat tujuan. Hari gini belanja sendiri ke supermarket ? pegel kehles bu, apalagi kalo ke supermarket kita suka jelalatan liat barang diskon trus malah beli yang gak dibutuhin. Bener  gak yang saya bilang ? nah kalau pakai Happy Fresh, kita cukup download di Appstore dan Playstore, lalu bikin akun baru ( atau langsung login kalo yang udah punya akun) dan bisa juga menggunakan sosial media seperti facebook saat login, pilih area pengiriman, pilih toko yang mau dipilih seperti Superindo, Carrefour, lotte mart, ranch market, farmers market, dan grand lucky superstore abis itu langsung belanja deh.

Yang keren dari aplikasi ini adalah kita bisa mengatur waktu pengiriman sampai 5 hari kedepan, dan pembayarannya bisa dipilih pakai uang tunai, kartu kredit atau debet. Jadi kalo misalnya suatu  hari kita tinggalin rumah karna kebutuhan mendadak sementara dirumah butuh barang yang harus dibeli, gak usah khawatir, tinggal pesen aja lewat Happy Fresh. Meski menawarkan jasa yang bikin simple hidup kita, tapi Happy Fresh gak mau main main sama kualitas barang yang dipilihkan untuk kita. Mereka yang menjadi pembelanja ditraining di pelatihan khusus untuk bisa menganalisis apakah produk itu baik, masih segar, atau tidak, dan mereka juga diajari membaca tanggal kadaluarsa dengan baik dan benar. Jadi produk yang dikirim kerumah adalah yang kualitasnya sudah terjamin baik.

Yang Baru Dari Happy Fresh


Saya berkenalan sama happy fresh baru beberapa minggu lalu dalam sebuah acara gathering yang diadakan Emak Emak Blogger, jadi menurut saya semua hal yang ada di Happy Fresh adalah baru, tapi ternyata ada yang lebih baru lagi nih, yakni disediakannya wadah untuk berdonasi untuk mereka yang membutuhkan. Cara berdonasinya pun unik lho, bukan degan meminta sisa kembalian kita saat belanja, tetapi dengan menggugah nurani kita untuk membelanjakan barang bagi mereka yang membutuhkan. Mekanismenya begini, kita pilih barang yang ingin kita beli untuk diberikan ke masyarakat yang kurang mampu ( jenis barang sudah ditentukan oleh Happy Fresh sejumlah 5 item, kita tinggal pilih mana yang mau kita beri buat mereka dan berapa jumlahnya) kemudian kita membayarnya, tetapi  barang barang tersebut tidak akan kita dapatkan melainkan langsung dimasukkan kedalam data base untuk kemudian di akumulasi diakhir kampanye ini dan didonasikan langsung pada mereka. Simple tapi berarti buat mereka yang membutuhkan.

Sebenernya awal saya ketagihan belanja di Happy Fresh ini lebih karna saya ingin membuktikan tips dari pakar keuangan yakni Prita Gozhie. Ibu yang cantik ini memberi tips mengatur keuangan selama ramadan pada kami Emak Emak Blogger di event yang diadakan Happy Fresh bersama KEB. 

Tips Mengatur Keuangan Selama Ramadan


Taukah emak, saat ramadan kita selalu mengeluhkan hal yang sama yakni pengeluaran kita membengkak karena harga bahan makanan naik hingga 30%. Apalagi kebutuhan kita saat lebaran atau menjelang lebaran bisa 2x lipat dari kebutuhan kita dibulan biasanya. Buat beli hidangan seperti opor, ketupat dan lainnya, belum untuk kue kering yang wajib ada di meja, sirup, pakaian lebaran, angpao untuk anak tetangga dan ponakan, transportasi selama lebaran. Itu saat lebaran, gimana saat puasa ? makanan untuk berbuka dan sahur yang pasti kita bikin lebih lengkap dari biasanya demi mendukung ibadah yang lebih baik. Ampun, kalo saya mah udah keder liat tagihan kartu kredit abis lebaran karena semuanya saya bayar hutang. *buka aib*

Itulah mengapa saat mbak Prita memberikan tips ini saya sangat berapi-api dan mendengarkan dnegan seksama, serta saya bagikan di blog ini agar semua teman dan handai taulan yang membaca bisa mendapatkan manfaatnya *ya Allah, mukadimahnya panjang bener* *lalu ditoyor pembaca*

Punya Banyak ATM



Sebenernya fungsi Tabungan Bank buat kita adalah meleset jauh dari fungsinya seharusnya dimana pada khasanahnya menabung adalah untuk menyimpan atau menumpuk harta untuk digunakan kemudian di saat dibutuhkan, namun saat ini tabungan justru hanya sebagai dompet elektronik dimana kita bisa menggesek atau menariknya dimana saja saat kita mau, bukan butuh!

Iya, saya ngaku yang dibilang sama mbak Prita ini benar banget. Makanya mbak prita menyarankan kita punya lebih dari satu tabungan atau ATM. Untuk apa ? tentu saja untuk membagi uang menurut posnya masing masing. Pos yang harus dibagi diantaranya untuk kebutuhan sehari hari, tabungan atau investasi serta untuk pos hutang dan kebutuhan lebaran seperti zakat atau sedekah. Pembentukan pos pos ini membuat kita lebih jeli dalam mengeluarkan uang. Saat gaji baru masuk ke rekening utama, maka yang kita perlu lakukan adalah membayar hutang kita. Pastikan nilai hutang yang kita tidak lebih dari 30% gaji ya, kalo enggak ya artinya keuangan kita sedang sakit. Setelah masuk post hutang, pisahkan juga uang untuk post investasi, nilainya adalah 20-30 dari gaji kita. Tabungan adalah hal kedua yang harus kita ingat, dana untuk tabungan di poskan diawal sebelum kita melakukan pembelanjaan, bukan sisa dari uang belanja. CATET PLIS!!

Yang terakhir adalah pos kebuthan sehari hari. Pos ini dapat kita tarik kapan saja dan nilai yang tertera disana adalah yang harus kita gunakan selama sebulan, inget ya, sebulan. Bukan yang kalo ada diskon gede kita abisin mak, yang ada ntar kita makan mi   instan di tanggal tua.

Mbak Prita mengakui kalau pas bulan puasa pengeluaran kita jauh lebih besar terutama buat bukber diluar rumah. Nah ternyata ada tips nih dari mbak prita yang menurutnya ampuh untuk dipraktekan dirumah, yakni pilih setidaknya 1 dari sekian banyak buka bersama yang hendak kita datangi dengan heboh, heboh disini maksutnya makan dengan terlihat berduit. Sisanya ya dikondisikan saja, misalnya dengan berbuka dulu dengan air mineral dan kurma di jalan sebelum ke tempat acara sehingga saat memesan makanan tidak terlalu banyak.

Selain itu, tips ramadan lainnya adalah memanfaatkan aplikasi seperti Happy Fresh, karena aplikasi ini sukses membantu kita gak laper mata. Tau sendiri kan, kalau keluyuran di mall saat ramadan banyak banget godaannya seperti diskon baju baru atau malah diskon produk yang sebenernya gak sempat kemakan. Kan sayang kalau mubazir.

Nah, sepertinya tips dari Mbak Prita bisa kita lakukan segera nih, mumpung bulan puasa baru beberapa hari aja.

1 komentar:

  1. Tipsnya berguna banget buat para emak. Biar gak boros2

    BalasHapus

Windah Saputro. Diberdayakan oleh Blogger.