Sabtu, 05 September 2020

Moment Mandi Menyenangkan dengan MyBaby


Mandi

Satu kata sejuta aksi. Aksi membujuk untuk memulai mandi, aksi membujuk biar mau pakai sabun dan shampo, serta aksi membujuk untuk berhenti main air. 

Rentetan aksi ini harus kita lakukan sehari dua kali, selama anak anak masih kecil. Udah gede dikit mah lebih susah lagi disuruh mandi nya. Hahaha curhat. 

Tapi, dari anak kedua aku gak pusing milih sabun dan shampo yang digunakan untuk anak anak. Karena sejak hamil Ran aku kenal sama My Baby. Salah satu merk yang mendapat label Mum's Trusted Brand.


Kalo dulu favorit saya untuk Ran itu yang Honey & Olive oil, beda lagi sama Esaka yang suka sama Avocado & Aloe Vera. Kenapa? Wanginya itu sesuai sama kepribadian anak saya masing masing. 

Esaka ini anaknya suka keringetan, bikin rambut dan badannya lepeklepek serta lengket. Makanya dia perlu sabun dan shampo yang punya formulasi khusus yang dapat membersihkan rambut dan kulitnya. Bahan yang terkandung dalam produk My baby ini sudah melalui uji klinis dan menggunakan bahan bahan alami, salah satunya adalah Lidah buaya dan alpukat.


Lidah buaya berfungsi melembabkan dan membantu pertumbuhan rambut
Alpukat berfungsi menghaluskan dan melindungi kulit kepala dari kekeringan. 

Produk My Baby ini semua nya memiliki teknologi no tears alias tidak pedih di mata, jadi gak bikin anak trauma kalo pakai shampo. Tentu ini membantu banget untuk anak anak yang belum bisa berkedip saat disampoin.

Harga nya Ekonomis, Fungsinya Maksimal

Untuk yang belum pernah pakai my baby, aku sih saranin banget produk ini yang mana harganya cocok banget buat kantong ibu ibu, gak terlalu mahal. Namun untuk fungsi dan wanginya, bisa di adu sama merk lain. Saya pakai My baby sejak anak kedua saya bayi, itmeans sudah hampir 3 tahun ini setia sama MyBaby, karena menurut saya ya cuma myBaby yang harga nya cocok dikantong dan berfungsi membersihkan serta melembabkan kulit bayi hingga anak anak dengan baik. 

Produk myBaby ini bisa di beli secara online maupun offline. Untuk online hampir semua store punya produk ini. Seperti di blibli, lazada, tokped, Shopee, dan yang lainnya. Sering juga lho disediain paket bundle dengan hadiah menarik. So, buat yang cari sabun anak yang bagus ya MyBaby
Read More

Kamis, 03 September 2020

Freja Suites BSD City, Hunian Nyaman di BSD




Adik sepupu saya mau menikah di bulan Desember ini, rencananya mau pindah ke tangerang lalu bertanya, "Rumah di pusat kota dengan harga yang terjangkau dimana ya?"

Lalu saya ingat beberapa waktu yang lalu ikut Webinar di Zoom bersama Freja Suites. Akhirnya saya jelasin berdasarkan yang saya tahu aja. Eh dilalah tante saya malah ikutan nelpon dan minta dijelasin soal Freja suites ini. Alamakjang, pusing deh saya jelasinnya. Yaudahlah saya bikin blogpost aja biar orang orang yang pengen hunian murah dengan fasilitas yang lengkap di wilayah BSD City juga bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

BSD City

Sebagai orang Tangerang, tentu BSD bukan kawasan yang asing di telinga. Bahkan orang Jakarta juga kenal dengan BSD City yang dikenal dengan kawasan elite yang fasilitas nya tidak perlu di pertanyakan lagi.


6000ha luas wilayah BSD City mampu disulap menjadi hunian yang nyaman, perkantoran yang fungsional, dan fasilitas pendukung ekonomi lainnya yang bonafide. Jadi emang punya rumah di BSD City adalah impian semua orang termasuk saya. Hehehe.

One Stop Living



Tiap cari rumah, yang dipikirkan pertama kali adalah AKSES. Yah, we all know kalo time is money. Berlama lama dijalan raya hanya membuang waktu dan umur kita. Maka dari itu, rumah dengan akses yang mudah adalah sebuah koentji. Nah, Freja Suites, yang berada di pusat BSD, punya 3 gerbang tol terdekat dimana salah satunya sedang dibangun. Akses jalan raya nya juga sangat mudah. Mau naik kereta? BSD punya 3 stasiun yakni Serpong, Cisauk dan Rawa buntu. 2 dari 3 stasiun ini berada dekat dengan Freja Suites ini.


Bukan hanya akses, fasilitas yang mengelilingi Freja suites juga bukan kaleng kaleng. Karena semua sudah tersedia, jadi pas pindah ke Freja, udah gak nunggu fasilitas dibangun lagi. Mau ke Mall, ada Breeze yang merupakan Mall terbuka, ada Qbig, ada Aeon Mall, dan masih banyak lagi. Jika ingin nonton konser lokal dan internasional, ICE BSD tentunya, internasional conventions exhibition. Mau ke pasar, ada pasar modern BSD, ada pasar modern Intermoda BSD City.

Sekolah dan Universitas juga lengkap dari yang negeri hingga internasional. Fasilitas medis seperti rumah sakit juga ada banyak pilihan seperti Mitra Keluarga, Eka Hospital, Hermina dan Medika.

Freja Suites



Setelah membahas fasilitas, saya ingin lebih dalam menjelaskan tentang Freja Suites ini. Diambil dari bahasa Skandinavia, Freja berarti Dewi kesuburan, dewi keindahan dan dewi kasih sayang. Dengan filosofi ini, diharapkan Freja bisa memberikan kesuburan dan kasih sayang. Selain itu Freja juga menawarkan keindahan desain dan kerapihan lingkungan.

Freja sendiri sudah melalui 2 dari 3 tahap yang direncanakan. Yang tahap pertama adalah Freja House, sold out di minggu kedua dipasarkan. Nah kini tahap dua ada Freja Suites dengan luas tanah lebih besar yakni 68m² .

Dibangun dengan konsep industrial urban, Freja Suites menyasar generasi milenial yang menginginkan hunian nyaman dengan lingkungan yang aman. Harganya? Under 1.5 M bro. Untuk segala fasilitas yang ditawarkan, harga ini sangat jauh dari harga hunian lainnya yang sama sama berada di BSD.


Apa yang didapatkan dengan membayar rumah seharga 1.32 M? 

1. Rumah dengan luas 68m² bergaya industrial urbanurban,  2 lantai, 3 kamar
2. Full furnished sama seperti rumah contoh yang disediakan (kecuali alat elektronik) 
3. Keamanan 24 jam
4. Bangunan pendukung di dalam komplek
5. Kanopi dan Balkon


Buat yang tertarik, aku infokan diskonnya nih. Untuk kamu yang mau menggunakan fasilitas KPR, kamu bisa menggunakan bank apapun. Karena semua bank bekerjasama dengan project Sinarmas ini. Dan DP bisa dicicil selama 10x dan 15x.

Untuk yang melakukan pembayaran cash dengan mencicil, disediakan beberapa opsi yakni cash 6x cicil, dan cash 12x cicil. Ada diskon juga lho sebanyak 10 hingga 12%.

Menarik bukan? Untuk yang berminat bisa langsung ngecek rumah contohnya, jika ingin melihat langsung. Selama pandemi ini disediakan show unit di The Breeze. Dari jam 9 pagi hingga jam 8 malam. Jangan sampe kehabisan, karena sejak diluncurkan sudah terjual 120 unit dari total 210 unit yang mereka miliki.
Read More

Jumat, 28 Agustus 2020

Sinar UV-C Aman ? Begini Penjelasan nya...



Sampai hari ini, angka pasien yang positif covid 19 semakin banyak. Ada lonjakan hingga 2.700 angka positif per hari ini. 2rb dalam sehari tentu bukan sesuatu yang bisa diremehkan. Apalagi dengan tinggi nya angka kematian yang bahkan tertinggi di Asia.

Bergidik ngeri mendengar dan melihat bagaimana Covid - 19 menyerang manusia. Belum ada vaksin yang bisa mengatasinya,  meski begitu anjuran untuk menjaga kebersihan dan kesehatan terus di galakkan. Jangan lupa pakai masker, jangan lupa cuci tangan pakai sabun, bahkan saat ini sudah tersedia alat alat pendukung kesehatan keluarga seperti bilik disinfektan, mesin sterilizer, bahkan lampu UV-C yang di klaim dapat membunuh bakteri serta virus.


“Ada empat faktor utama dalam permasalahan kesehatan masyarakat: kapasitas layanan kesehatan, tingkat kesadaran perilaku publik, kebersihan lingkungan, dan permasalahan bawaan atau turunan. Dari keempat faktor ini, lingkungan menyumbang variabel yang cukup besar dalam menentukan  kesehatan seseorang, karena terkait langsung dengan kebersihan lingkungan sekitar dan kesadaran  kita dalam berperilaku hidup sehat,” jelas Dr. Hermawan


Dr. Hermawan Saputra, SKM., MARS., CICS., Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) menjelaskan bahwa, kasus terkonfirmasi COVID-19 saat ini hanya  merupakan puncak dari gunung es dan hanya mewakili sekitar 66% sampai 73% dari jumlah kasus sesungguhnya. Meski saat ini COVID-19 menjadi fokus utama penanganan penyakit infeksi yang sedang berkembang (Emerging Infectious Diseases/EID) sesungguhnya masih banyak penyakit menular lainnya yang disebabkan oleh mikroorganisme.

Sinar UV-C




Beberapa waktu yang lalu, saya membaca soal berita lampu sinar UV-C yang membuat alergi si pemakai nya, sampai luka parah. Lalu ikut sebel sama yang bikin sinar sinar UV itu. Kok bisaa bikin lampu yang membahayakan nyawa.
Eh tapi nanti dulu, saya tuh beneran sebel karena kebawa cerita mereka lho. Rasanya kesel aja gitu. Padahal saya gak tau apa itu sinar UV, gak mau nyari tau juga. Hehehe. Tapi kemudian saya ikutan conference Zoom yang berjudul "Sinar UV-C, Kawan atau Lawan" yang di prakarsai oleh Signify Indonesia.


Terdapat beberapa pembicara kompeten seperti Dr. Hermawan Saputra, SKM., MARS., CICS., Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Dr. rer. nat. Ir. Aulia Nasution, M.Sc., Kepala Laboratorium Rekayasa Fotonika, Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) , Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi. Dan setelah mendengar pemaparan mereka, saya jadi tahu bahwa sebetulnya ya bukan hanya salah dari korban UV-C nya, tapi salah pemahaman tentang UV-C ini.

Apa sih Sinar UV-C?



Menurut yang saya dengar dari Dr. rer. nat. Ir. Aulia Nasution, M.Sc. bahwa sinar UV-C, yang berada dalam spektrum cahaya tak kasat mata, yang dapat menghentikan proses reproduksi dari bakteri dan virus sehingga tidak akan lingkungan yang tersinari menjadi steril. Namun, ia juga memperingatkan bahayanya apabila sinar UV-C mengenai tubuh manusia secara langsung. Nah poinnya adalah SINAR UV-C TIDAK BOLEH MENGENAI TUBUH SECARA LANGSUNG.


Salah kaprah nya masyarakat kita adalah mengambil mentah mentah apa yang ada di masyarakat, lalu mengaplikasikan nya ke kehidupan sehari hari tanpa mau mencari tahu terlebih dahulu. Bapak Tulus Abadi juga mengatakan bahwa Produsen seharusnya memberikan edukasi pada masyarakat sebelum melepas barangnya dan bahkan saat melepas barangnya ke pasaran, edukasi juga dilakukan. Konsumen wajib belajar dan mencari tahu fungsi dan resiko serta cara pakai yang tepat.

Penggunaan Sinar UV-C yang direkomendasikan oleh para ahli adalah

  1. Digunakan di ruangan tertutup beberapa jam sebelum di tempati oleh manusia dan hewan peliharaan. Guna nya agar sinar UV - C ini tidak langsung mengenai kulit manusia dan hewan. 
  2. Digunakan di Toko/pabrik/perkantoran/rumah sakit. Namun saat mengaktifkan nya tetap harus saat tidak ada makhluk hidup seperti manusia dan hewan. 
  3. Hindari kontak langsung
  4. Gunakan produk yang sesuai, jika dirumah, gunakan produk yang memang di desain untuk digunakan dirumah seperti Philips UV-C Disinfection Desk Lamp yang memiliki perlindungan keamanan terintegrasi seperti pengatur waktu, alarm suara, sensor gerak dengan radius 3 meter menggunakan teknologi gelombang mikro, dan kabel sepanjang 3 meter yang didesain untuk melindungi pengguna dari bahaya paparan berlebih. Fitur keselamatan lain yang unik pada produk ini adalah panduan suara yang akan aktif sebelum pengguna menyalakan lampu.

Jadi semoga setelah ini gak ada yang salah kaprah lagi tentang penggunaan UV-C ini yaa. Baca dulu sebelum membeli agar tidak salah salam melangkah.

Read More

Kamis, 20 Agustus 2020

Jangan Stop Fase Oral Anak! Berikan Teether yang Tepat


Anak anda suka memasukkan apapun kedalam mulut?

Sama! Anak saya juga! Wkwkwk. Gak solutif bener ya saya. Huft. Tapi sejujurnya emang perkara masukin barang ke mulut ini bikin pusing sih. Meleng dikit remot masuk mulut, segala tisu, plastik, mainan, semua dia pengen masukin ke mulut. Ini normal gak sih? Kan serem ya kalo tiba tiba apa yang dimasukin mulut ketelen atau malah bikin keselek.

Tapi ternyata ini normal aja kok. Fase oral namanya, dari beberapa info yang saya baca dikatakan fase oral adalah salah satu fase dimana anak mulai belajar mengenali indra nya serta juga lingkungan. Dan fase oral ini salah satu fase yang pasti dilalui anak anak lho. Jadi jangan khawatir.



Tidak khawatir bukan berarti membiarkan si kecil dengan kegiatan nya memasukkan apapun ke mulut ya moms, kita tetep harus waspada memantau nya. Dan tentu jangan melarang anak memasukkan benda ke dalam mulut melainkan mengalihkan perhatiannya ke benda lain yang lebih aman.

Misalnya saat dia memasukkan remote ke dalam mulut, kita bisa alihkan dengan memberi mainan yang memang peruntukannya di gigit.

Berikan teether



Bahas tentang mainan yang bisa di masukkan dalam mulut, saya kenal yang namanya teether. Jaman anak pertama dulu tau nya teether itu buat anak kalo tumbuh gigi doang, bahannya plastik karet isi nya air. Eh setelah anak ke 2 dan ke 3 baru tahu tuh kalo ternyata teether gak cuma digunakan pada saat anak tumbuh gigi aja, tapi dari 3+ dimana fase oral dimulai.

Pemberian teether di 3+ ini bisa jadi media untuk membuat anak nyaman dengan fase oralnya tanpa harus masukin benda lain ke mulut.

Ngomongin teether, saya jadi belajar bahwa teether yang baik itu ternyata mencakup 3 unsur yakni
1. Bahannya aman
Karena masuk ke dalam mulut, teether yang diberikan untuk anak tentu harus bahan food grade, BPA free dan bebas bahan berbahaya lainnya. Agar saat masuk ke dalam mulut, tidak ada bahan berbahaya yang ikut tertelan.

2. Sesuai dengan usia
Pemilihan teether yang baik adalah yang dapat digunakan sesuai usia si anak, misalnya 3m+ yang artinya 3 bulan ke atas maka teether nya tidak terlalu kecil atau mengandung part kecil agar tidak menyebabkan tersedak pada bayi.

3. Bentuk dan warna nya menarik minat bayi
Ini yang paling penting sih, soalnya bayi yang mulai tumbuh tertarik dengan bentuk yang lucu dan warna yang mentereng namun soft. Jaman sekarang sudah banyak tersedia teether dengan bentuk hewan maupun tumbuhan dengan bagian yang mudah di genggam. Ini juga dapat melatih motorik halus anak seperti belajar menggenggam.


Nah kalo ditanya rekomendasi teether yang tepat, saya mau sarankan satu merk yakni teether Mombella dari Mooimom. Teether dari mombella ini sudah saya berikan ke Esaka sejak 3m+ untuk mengalihkan perhatian nya dari benda disekitar. Bentuknya lucu lucu, dari gajah, jamur, tupai hingga bentuk lainnya. Dan yang seru adalah teether nya memiliki keunggulan masing masing seperti mudah di genggam, ujungnya terdapat tekstur yang membantu membersihkan lidah dan mengaduk makanan.

Keunggulan dari teether Mombella diantaranya

  • Lulus standard FDA of the United States
  • Bebas BPA, logan berat, dan flatat
  • Membantu menetralisir nyeri gigi
  • Aman dimasukkan freezer dan mesin pencuci piring


Bahannya silikon yang aman jadi gak khawatir jika di masukkan ke dalam mulut anak. Ukurannya pas untuk di genggam maupun di masukkan ke dalam mulut. Memiliki tekstur yang dapat membantu bayi melepas ketidaknyamanannya.

Warna nya juga menarik lho, jadi bayi kepo untuk memegang dan memasukkan nya ke dalam mulut. Produk dari teether Mombella ini bisa di beli secara online baik melalui web resmi Mooimom maupun secara offline di Mooimom store.

Oh ya, untuk yang butuh dikon promo bisa pakai kode WINDAH saat check out di web Mooimom dan dapatkan diskon 10% untuk produk teether Mombella. Don't miss it ya moms.


Read More

Kamis, 21 Mei 2020

Jangan Stress Saat Pandemi! Lakukan ini Yuk!


Dua bulan dirumah saja sudah menghasilkan apa gais? Eh apa sudah tiga bulan ya? Sungguh pandemi ini menjadi salah satu alasan kita buat gegoleran dirumah. Tapi sampai kapan ya? Hiks. Ya, awalnya memang happy liat suami dirumah terus selama pandemi. Pekerjaan rumah dapat di handle dengan baik karena bekerjasama. Tapi setelah sebulan berlalu, benih benih emosi mulai terbentuk. Yang tadinya enjoy karena dibantuin mulai masuk ke tahap nyebelin karena dia juga bosan ngerjain pekerjaan yang itu itu aja. Menurut ngana daku dirumah selama ini ngapain aja? *keluar taring*

Stress, kesel, bete, semua emosi negatif mulai nongol menghadirkan benih pertengkaran. Endingnya ngumpet didalem kamar sambil kesel kesel. Gak bisa begini, emosi ku tuh jadi gak stabil kalo terus terusan membiarkan suami WFH sampe akhir tahun. Plis Corona segera berakhir plissss.

Saking stress nya sampe udah gatau mau ngapain  dirumah. Belom lagi teman teman banyak yang terancam di PHK suaminya, bahkan ada beberapa yang sudah kena PHK. Keuangan morat marit. Sungguh aku gak ngerti harus menahan diri berapa lama lagi. Oh pandemi, mau kah kau berdamai dengan kami? Huhuhu. 

Bahaya Stress dan Depresi saat Pandemi


Karena merasa sangat sangat stress, akhirnya aku curhat di grup yang isi nya emak emak yang senasib. Curhat ngalor ngidul sampe aku pikir, akutuh gak sendirian. Banyak juga orang yang mulai merasa kesehatan mental nya terganggu saat pandemi. Wah, baya gak sih?

Menurut Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia yang di wakilkan oleh dr. Lahargo Kembaren, Sp.KJ mengatakan bahwa Masyarakat harus bisa mengontrol kesehatan jiwa terutama yang terlihat kecil seperti kecemasan dan stress berlebih akibat informasi yang hilir mudik tentang pandemi. Sebab dengan cemas dan stress, imunitas tubuh menjadi menurun dan membuat kita lebih mudah terserang penyakit. Padahal dalam kondisi begini, penting untuk kita menjaga diri agar tidak sakit. 

Pada saat pandemi, kita sakit bisa meningkatkan paparan virus Corona atau covid-19 karena saat sakit kita akan pergi kerumah sakit. Kita tidak tahu bagaimana virus itu akan mampir di tubuh kita yang lemah. Bisa dalam perjalanan  menuju rumah sakit, atau bahkan saat kita dirumah sakit. Makanya penting untuk kita tetap sehat. Salah satu cara sehat adalah tidak menumpuk pikiran dan kecemasan yang dapat mengurangi imunitas. 

Trus gimana dong caranya meredakan stress saat pandemi begini? Nah ini, saya punya tips jitu yang udah saya lakukan sendiri dirumah. 

1. Relaksasi

Agar terhindar dari stress, cobalah bangun lebih pagi. Lalu berolahraga di teras rumah dengan angin sejuk pagi hari. Mulai hari dengan bersyukur dan berfikir positif bahwa badai ini segera berlalu. 

2. Lakukan aktifitas yang kita sukai

Berkebun, memasak, bercanda tawa, banyak sekali yang bisa kita lakukan dirumah dengan segala jenis kebahagiaan nya. Jika dilakukan sepenuh hati, hal hal yang mudah menjadi menyenangkan. 

3. Menghabiskan waktu dengan yang tersayang

Bagi yang jomblo, mungkin kamu bisa melakukan video call dengan sanak saudara, buat yang pacaran bisa videocall sama pacar, buat yang sudah berkeluarga kruntelan bareng yang tersayang bisa jadi solusi menghabiskan waktu bersama. 

Jika kita sudah mulai merasa stress, membutuhkan bantuan medis, jangan sungkan untuk menghubungi tenaga medis yaa. Tenang, gak harus ke dokter kok, sekarang sudah banyak cara agar tetap bisa berkonsultasi kesehatan tanpa harus ke rumah sakit. Kini, ada banyak aplikasi yang mensupport kegiatan konsultasi dokter secara online seperti hal nya konsultasi langsung di dokter. 

Salah satu aplikasi yang saya rekomendasikan adalah Halodoc. Awalnya saya menggunakan aplikasi ini karena status whatsapp salah satu teman yang merasakan kemudahan membeli obat melalui Halodoc, lalu saya tanyakan ke beliau, apa aman beli obat tanpa resep? Eh ternyata Halodoc juga tersedia konsultasi dengan dokter kompeten yang juga bisa merekomendasikan obat yang bisa kita beli melalui aplikasi. 


Sangat mudah menggunakan Halodoc membuat saya gak kesulitan menggunakan aplikasinya. Sedikit ngobrol lalu menemukan solusi dari masalah saya. Dokter nya bisa kita pilih sendiri dan obat yang kita beli bisa diantar menggunakan ojek online. Waaah, simple dan nyaman banget deh pake aplikasi ini. Nah buat kalian yang ingin menggunakan aplikasinya bisa download di play store atau app store yaaa. 

Dan mari berdoa semoga pandemi ini segera berakhir. Aamiin
Read More

Kamis, 26 Maret 2020

Rekomendasi Cream Untuk Puting yang Lecet


Punya anak ketiga gimana rasanyaaaaa? 

Asem, pait, manis, manis, manis, manis. Duh kalo bisa dari awal sampe akhir 100000 milyar kali saya tulis manis mulu. Hahaha. Ya emang se-manis itu sih punya anak sampe tiga kali, makanya saya ampe mau punya anak ke empat lagi. Sooon banget yaw, nunggu jaitan kering dulu lah. Wkwkwk.

Meski udah anak ketiga, bukan berarti drama kehidupan itu tidak ada. Hmm, jangan salah kisanak, drama itu sedang howt howt nya. Makanya kalo kalian punya darah tinggi, ku sarankan jangan banyak banyak punya anak. Nanti bisa stroke. Amit amit dulu ah. Ga deng, anak itu kan teritorial Tuhan, kecuali kita udah ikhtiar buat gak memperbanyak anak, kalo Tuhan kasih banyak, mau gimana lagi?  Tul gak? 

Balik lagi soal drama, paling drama beneran sih pas nyusuin. Ya gak sih?  Sampe ada WAR antar moms mengenai nyusuin ini, sampe pusing bacanya. Padahal semua ibu itu spesial, lengkap pake telor karena semua rasa udah pernah dicobain. Dari rasa yang pernah ada, sampe rasa yang tertinggal. Wkwkw. Drama nyusuin yang pertama adalah PUTING LECET! Siapa yang setuju kalo puting lecet itu momok terbesar busui selain kalimat ASI nya udah keluar belom? Cunggg! Sini pelukan dulu deh. 


Saya anak udah 3, semua nya nyusu ASI, tapi pas anak ke-3 lahir, tetep aja tuh puting soek kanan kiri ampe meringis berdarah. Huft. Seandainya bisa ngomong, puting pun gak akan diam tanpa kata. Dia bakal teriak dan berontak kali ya. Curhatan saya tentang puting lecet ini ternyata gak cuma sekali. Abis bongkar status Facebook trus nemuin post tentang puting yang berdarah dan sobek. Dan itu terjadi sejak anak kedua. Pas anak pertama kayaknya pernah lecet juga, sayangnya dulu masih jarang main Facebook, mainnya bbm-an. Wkwk.

Tapi ya, dari status saya itu, jadi tau kalo ternyata dari tahun yang lalu lalu itu saya belum nemu solusi puting lecet yang pas buat saya dooonggg. Gak nemu yang beneran membantu gitu. Huhu. Padahal kalo ada pasti saya beli banget karena kepake buat saya yang gemar disakiti sama bayik. Duh dek, dari bayi aja kamu udah suka menyakiti wanita, kalo nanti gede jangan yaaa. #apasihh

Puting Lecet vs Kesulitan Menyusui



Katanya, puting lecet itu karena salah perlekatan. Alias puting kita gak masuk semua di mulut bayi. Seharusnya, puting kita bisa masuk sampe aerola ke dalam mulut bayi. Tapi kenyataannya, buat beberapa ibu yang punya bentuk puting yang flat/datar, dan cenderung mendelep, kita kesulitan memberikan asi karena akhirnya puting jadi lecet dan sakit. Saya tahu gimana rasanya ituu, karena puting kiri saya juga begini. Gak nyaman sama sekali kalo di fase awal menyusui karena sampai sebulan dua bulan pasti berdarah darah. Huhuhu. 

Kalau dulu, saya harus keliling cari obat untuk mengobati puting yang lecet, sekarang udah gak lagi. Karena udah banyak e-commerce yang menyediakan cream untuk mengatasi puting yang lecet. Dari beberapa kejadian, saya akhirnya memutuskan untuk jatuh cinta sama satu produk bernama Mamas Choice Intensive Nipple Cream. Produk ini merupakan salah satu produk baru dari Mamas Choice yang bisa menjadi salah satu rujukan para moms yang mengalami masalah lecet pada puting.

Karena area puting ini bersentuhan langsung dengan mulut bayi, tentu saya gak mau sembarangan merekomendasikan produk ya, saya juga ngeri dong kalo sampe produk rekomendasi saya gak bener bener bagus. Nah kalo Mamas Choice ini, langganan saya dari selama hamil esaka kemarin. Dari pasta gigi, obat kumur, strechmark cream sampe oil buat pijat pun saya gunakan. Mereka selalu menggunakan bahan yang alami, tak terkecuali untuk produk nipple cream nya ini.

Keunggulan dari Mamas Choice Nipple cream ini ada banyak diantaranya,


  • Menggunakan bahan alami dan food grade sehingga aman jika tertelan oleh bayi. 100% natural ya, bahan utama nya kurma dan minyak kelapa.
  • Hypoalergenic, yang artinya gak akan menyebabkan masalah pada kulit karena super duper lembut di kulit. Creamnya mudah meresap, wanginya enakeun banget wangi kurma.
  • No added Fragrance, meski menurutku ini wangi, wanginya alami karena kandungannya tersebut. Gak ditambahin sama kandungan pewangi apapun lagi.
  • No added alcohol. Penting buat kita yang muslim, gak ada tambahan alkoholnya dan juga tentu bersertifikat halal dari MUI yang membuat kita tenang menggunakannya. Oh iya, gak pake Alcohol ini juga bikin kulit kita gak kering.

Sebagai pemilik kulit sensitif, saya sempet ragu buat coba. Tapi pas udah nyobain malah jatuh cinta, teksturnya lembut, gak oily banget dan enakeun dipake nya bikin kulit lembut. Berhubung esaka udah mulai narik narik puting karena tumbuh gigi, saya pake juga akhirnya. Rasanya tuh kulit kayak lebih elastis setelah rutin digunakan. Trus gak gampang kering meski gesekan sama beha terus. Padahal biasanya keresek beha itu perih gitu. 

Dan baru tahu ternyata ini berkat kandungan ekstrak kurma yang mampu menghidrasi kulit yang pecah pecah dan lecet. Serta kandungan minyak kelapa yang mencegah, merawat dan meredakan puting lecet serta kering dan pecah pecah. So, buat yang punya masalah sama kayak aku, wajib banget cobain langsung. Produk ini sudah di jual di e-commerce kesayangan kita juga lho, kayak jd.id, Shopee dan Tokopedia. Dan tentunyaaaa, kalian bisa dapat harga terbaik dengan menggunakan kode MAMAWNDAH saat check out. Ada diskon 10% dengan minimal belanja 150 ribu di https://shopee.co.id/mamaschoiceid

Read More

Senin, 09 Maret 2020

3 Langkah Tanggulangi DBD


Siang tadi satu komplek di perumahan saya heboh. 3 orang masuk rumah sakit akibat demam berdarah dengue (DBD) dan 1 lainnya sedang kritis. Gawat! Lingkungan saya terpapar virus yang seperti hal nya Corona, terbawa oleh mahluk hidup sebagai inang, dan mahluk itu bernama nyamuk.
Hewan kecil yang kadang tak kasat mata tau tau gendut ini bikin panik satu kampung kalo udah berhasil menjatuhkan korban. Meski gak sekejam Corona, tapi tetap saja menghawatirkan karena indonesia sudah sering mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD.  Agak serem juga sih ngadepin DBD ini soalnya dia gak ngeliat korbannya. Tua muda bisa saja kena. Bukan cuma kita, anak anak pun bisa jadi korban. Huhuhu. Agak horor ya bun kalo anak anak kita yang kena DBD. Hiks. 

Menurut sumber yang saya baca di web Panduan Bunda, ada gejala gejala DBD yang terbagi menjadi 2 yakni

Gejala DBD ringan


1. Mengalami demam tanpa diikuti dengan gejala tertentu atau penyakit lain. Perlu diperhatikan bahwa demam yang dialami adalah demam tinggi, hingga 40 derajat Celcius

2. Mengalami pusing atau sakit kepala yang parah
Terjadi nyeri pada bagian retro-orbital atau bagian bekalang mata

3.Terjadi nyeri pada tulang, otot, serta sendi. Umumnya, gejala ini akan muncul 4-7 hari setelah digigit nyamuk penyebab DBD.
Mual dan muntah

Gejala DBD parah


Selain mengetahui gejala DBD ringan, kita juga harus mengetahui gejala DBD parah agar dapat segera mengenali dan melakukan tindakan. Gejala nya diantara nya
  • Munculnya gejala yang sama seperti DBD ringan
  • Mengalami pendarahan berupa mimisan serta muntah darah berwarna hitam yang diakibatkan oleh bocornya pembuluh darah dan penurunan jumlah trombosit secara drastis.

Jika tanda ini sudah muncul, berarti penderita harus segera dirawat secara intensif lho moms. 

Melakukan pencegahan tentu adalah yang paling utama, kalau dirumah, bisa dimulai dengan  3M yakni menutup, menguras dan menutup genangan air. Tapi kalau gejala demam datang, berikan anak termorex ya moms, untuk mencegah demam yang berkelanjutan.  Kandungan paracetamol pada termorex juga mengurangi nyeri sakit pada anak. 

Berikan juga cairan yang cukup untuk menghindarkan dehidrasi pada anak.

Gimana? Bermanfaat banget kan tips nya, tips bermanfaat lainnya juga bisa ditemukan dalam web panduan bunda. 

Selain web, tentu ada sosial media yang bisa di ikuti nih. Cocok buat para ibu yang punya anak terutamanya, agar memiliki panduan yang tepat dalam segala kondisi. 

Sosial media panduan bunda adalah :

Read More
Windah Saputro. Diberdayakan oleh Blogger.